Pendidikan

2.700 Guru Honorer belum Dapat SK Bupati Sumedang

SUMEDANG, EDUNEWS.ID – Ratusan tenaga honorer yang didominasi guru se-Kabupaten Sumedang berunjuk rasa di Alun-alun Sumedang, Kamis (16/2/2017). Semua tenaga honorer yang sudah mengikuti seleksi tahun 2013 lalu  mendapat legalitas melalui Surat Keputusan (SK) Bupati. Mereka juga meminta Pemkab Sumedang meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer, seperti halnya gaji dan tunjangan lainnya.

Ketua Forum Komunikasi Tenaga Honorer (FKTH) Kabupaten Sumedang, Nanang Supriatna mengatakan, hasil audiensi dengan BKPSDM, Disdik dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Sumedang, draf SK Bupati tentang legalitas tenaga honorer sudah dibuat. Dalam waktu 1 sampai 2 minggu ke depan, draf itu ditargetkan sudah berbentuk SK Bupati.

“SK Bupati itu sebagai bentuk legalitas formal para tenaga honorer untuk proses rekruitmen CPNS dan mendapatkan dana sertifikasi. Dari hasil verifikasi sebelumnya, tenaga honorer di Kabupaten Sumedang yang belum  mendapatkan SK Bupati sekitar 2.700 orang,” ucapnya.

Baca juga :  Ombudsman Kaji Pendidikan Gratis di Aceh
Advertisement

Dikatakan, dengan SK Bupati semua tenaga honorer bisa hidup tentram. SK Bupati bisa menjadi jalan bagi para guru honorer untuk mendapatkan dana sertifikasi. Selain itu, para guru honorer bisa aman dari tindakan sewenang-sewenang kepala sekolah yang seenaknya memindahkan atau memecat para guru hononer.

“Kami akan terus memperjuangkan kesejahteraan para guru honorer yang gajinya memang hanya Rp 125.000 per bulan,” ujar Nanang yang juga guru SMPN 2 Rancakalong.

[NHN]

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com