Pendidikan

Ada Pungli di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Komite Sekolah Surati Wali Murid

PURWAKARTA, EDUNEWS.ID – SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat diduga melakukan pungutan liar terkait dengan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Para orang tua yang anaknya akan mengikuti ujian tersebut, harus membayar Rp300 ribu untuk komputer dan Rp30 ribu perbulan (selama tiga bulan) untuk biaya perawatan perangkat tersebut.

Ketua Komite SMAN 1 Jatiluhur, Nina Heltina mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada para orang tua siswa yang akan mengikuti UNBK. Bahwa tidak ada pungutan dan dilarang sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat No: 422.1/4705-Set.Disdik Tentang Fasilitasi Sarana Prasarana UNBK Tahun Pelajaran 2016/2017.

Advertisement

“Surat dari Disdik Provinsi itu, salah satunya mengisyaratkan; SMA/SMK Negeri baik yang melaksanakan UNBK secara mandiri atau menggabung dilarang memungut biaya pada peserta didik atau orang tua/wali yang peruntukannya digunakan untuk pemenuhan sarana prasarana UNBK,” ungkapnya, Senin (13/3/2017).

Adapun pungutan yang kini dilakukan oleh pihak sekolah, Nina menegaskan bahwa hal itu tidak dikomunikasikan lebih dulu dengan pihak sekolah.

“Saya juga kaget, kenapa ada pungutan lagi, sebelumnya kan sudah dibahas. Untuk UNBK tidak ada pungutan,” tegasnya.

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com