Pendidikan

Aher Khawatir Full Day School Ganggu Mengaji Sore

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan

 

 

BANDUNG, EDUNEWS.ID – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tidak memungkiri pihaknya khawatir pemberlakuan lima hari sekolah bisa menggerus kearifan lokal. Kegiatan pendidikan yang sudah menjadi kearifan lokal tersebut antara lain mengaji di sore hari dan pendidikan diniyah.

Pasalnya meski hanya 5 hari dalam sepekan, sistem pendidikan yang baru ini mewajibkan sekolah selama 8 jam setiap harinya. Seperti diketahui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23/2017 tentang Hari Sekolah telah terbit dan akan diberlakukan tahun ajaran baru 2017-2018 ini.

“Pada dasarnya konsep ini bagus, dan sudah dilaksanakan sejumlah kecil sekolah, terutama di perkotaan, yang fasilitas dan daya dukungnya memungkinkan. Tapi untuk kemudian diberlakukan keseluruhan, ini jadi persoalan,” ujar dia di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, akhir pekan kemarin.

Diakui Ahmad Heryawan, pada dasarnya pihaknya siap menaati. Namun perlu diingat bahwa belum semua daya dukung untuk pemberlakuan aturan tersebut telah siap.

Facebook Comments

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2017 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Close