Pendidikan

Anggota IGI Bantul Menangkan Lomba Menulis Cerpen Festival Geopark Gunung Sewu

BANTUL, EDUNEWS.ID – Nama Siska Yuniati muncul sebagai pemenang pertama dalam lomba menulis cerpen Festival Geopark Gunung Sewu 2016. Kemenangan tersebut diumumkan oleh panitia lomba dalam acara yang digelar di Pantai Baron, Sabtu (24/9/2016).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, lomba menulis cerpen merupakan salah satu mata lomba yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Kabupaten Gunungkidul dalam memeriahkan Festival Geopark Gunung Sewu 2016. Selain lomba menulis cerpen, panitia juga menggelar lomba fotografi, lari, dan melukis kentongan.

Siska Yuniati yang merupakan anggota Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bantul tersebut berhasil menyisihkan 82 pesaingnya yang berasal dari berbagai daerah. Berdasarkan publikasi panitia, lomba menulis ini dapat diikuti oleh seluruh WNI.

Baca juga :  Pemprov Jatim Hapus Jalur Tes PPDB SMA/SMK

Serenada Pantai Gesing“, demikianlah judul cerpen yang berhasil memikat dewan juri yang terdiri atas unsur sastrawan dan jurnalis itu. cerpen itu berkisah tentang pemuda urban asal Pantai Gesing yang tinggal di Kota Yogyakarta untuk mengejar sang kekasih.

Untung tak dapat diraih, sang kekasih ternyata tidak sebaik yang dibayangkannya, cinta mereka pun kandas. Dalam keadaan putus cinta itu, tokoh yang bernama Bagas tersebut pun pulang kampung. Dalam keadaan patah hati, Bagas bertemu Kinanti, seorang pemudi Pantai Gesing yang memilih setia membangun kampungnya dengan menjadi guru honorer.

Demikian cerpen yang ditulis guru MTs Negeri Giriloyo peraih penghargaan Internet Sehat Blog & Award itu, berakhir bahagia. Namun itu sekadar alur utama cerita, di dalamnya berbagai persoalan diselipkan Siska, terutama aspek sosiologis warga yang sebagian besar merupakan pelaut.

Baca juga :  Pemko Siantar Dinilai Tidak Mampu Menyelenggarakan Pendidikan Bagi Penyandang Disabilitas

“Penulisan cerpen ini sesungguhnya terkait promosi wisata Gunungkidul. Oleh karena itu, untuk menghasilkan ‘Serenada Pantai Gesing’ saya melakukan riset langsung ke sana,” tutur Siska yang beberapa bulan lalu menjadi pemenang lomba menulis puisi pada Festival Sastra KMSI FIB UGM.

Lebih lanjut Siska menyampaikan, dirinya memang sering mengikuti lomba menulis. Dengan lomba, dirinya mengaku bisa menulis secara terarah karena harus menyesuaikan dengan tema dan berbagai ketentuan. Dalam lomba dirinya juga harus menulis sesuai rentang waktu yang ditentukan, kadangkalah sangat pendek, hal ini melatih kedisiplinan. Selain itu, dalam lomba juga ada aspek tantangan dan kejutan, Siska merasa tertantang untuk bersaing sekaligus menyukai kejutan-kejutan saat pengumuman.

Baca juga :  Pemerintah Rumuskan Formulasi Pendidikan Karakter Melalui Sejarah

Siska juga menyampaikan bahwa lomba sangat terkait dengan tujuan panitia dan selera juri. Oleh karena itu, kedua aspek itu sangat penting untuk dicermati.

Atas kemenangan tersebut, Siska Yuniati diundang pihak penyelenggara ke Pantai Baron untuk menerima piala dan uang pembinaan. Selain Siska, panitia juga mengundang pemenang kedua dan ketiga, yakni Fajar Setiawan yang menulis “Senja di Pantai Seruni” dan Hasta Indriyana yang menulis cerpen “Kembang Gunung Kapur“.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!