Pendidikan

Antisipasi Aksi Perpeloncoan

ILUSTRASI

 

 

BATAM, EDUNEWS.ID – Siswa sekolah tingkat SMP hingga SMA/SMK memulai aktivitas belajar, Senin (17/7/2017). Bagi siswa baru, mereka akan mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Rencananya, MPLS ini akan digelar selama tiga hari berturut-turut.

Dalam masa pengenalan sekolah, senior berpotensi melakukan aksi tindakan perpeloncoan seperti yang sebelumnya terjadi. Namun, Dinas Pendidikan Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau sudah melakukan langkah antisipasi. Surat edaran khusus dikeluarkan ke sekolah-sekolah.

“Tiga hari siswa akan mengikuti MPLS, sebagai tahap awal sebelum memulai proses belajar mengajar,” kata Kepala Disdik Kota Batam, Muslim Bidin, seperti yang dilansir Batam Pos.

Muslim mengingatkan, dalam kegiatan MPLS tidak dibenarkan melakukan tindakan-tindakan kekerasan. Terutama bagi senior terhadap junior.

Baca juga :  Tak Didengar Aspirasinya, PGRI Kecewa ke Menteri Nadiem

“Tak ada lagi itu, sekarang sosialisasi dan pengenalan lingkungan seperti lembaga OSIS dan perangkat sekolah lainnya mulai dari kepala sekolah hingga guru yang tujuanya agar saat proses belajar mengajar dimulai murid tidak canggung,” beber Muslim.

Mengenai ornamen atau atribut yang akan dikenakan siswa saat MPLS nanti, Muslim menegaskan semua harus ramah dan edukatif, tidak boleh mengandung unsur perploncoan yang bisa membuat siswa baru merasa tertekan saat pelaksanaan MPLS nanti.

Advertisement

Pelaksanaan MPLS ini juga akan mendatangkan narasumber seperti BNN, Dinas Kesehatan, hingga pemuka agama untuk memberikan materi selamaa MPLS.

Sebelumnya, siswa juga akan mengikuti upacara bendera dan menggunakan seragam sekolah asal masing-masing siswa. Melalui kegiatan yang berlangsung tiga hari ini siswa juga diajak untuk mengetahui mengenai sekolah mulai dari prestasi sekolah hingga ruangan guru dan kepala sekolah.

“MPLS akan melibatkan OSIS dan dibantu oeh guru sebagai koordinator,” sebutnya.

Neli, warga Sungaiharapan menuturkan tidak merasa khawatir lagi karena saat ini MPLS tidak seperti dulu yang akrab dengan perploncoan.

“Tadi saya ke sekolah, dan gurunya mengatakan MPLS akan diisi dengan kegiatan positif dan pengenalan lingkungan sekolah,” ujarnya.

Putrinya yang akan memulai pendidikan di SMPN 3 ini mengatakan tidak ada atribut aneh yang akan dikenakan saat MPLS nanti.

“Diminta pake pita di lengan dan biodata diri dengan poto ukuran 3R saja sebagai identitas anak dan mengenakan seragam sekolah asal,” katanya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com