Pendidikan

Buntut Pemecatan Sembilan Kepsek, Pakar Hukum : Mereka Bisa Ajukan Keberatan

SEJUMLAH siswa menggelar aksi di depan halaman SMAN 9 Kota Bandung di Jalan LMU I Suparmin, Kota Bandung, Rabu (26/10/2016). aksi dukungan moral tersebut merupakan penolakan atas keputusan Wal Kota Bandung yang merekomendasikan pemberhentian kepala sekolahnya ke gubernur

BANDUNG, EDUNEWS.ID – Kepala Sekolah yang diberhentikan dari jabatannya karena diduga terlibat praktik pungutan liar dapat mengajukan keberatan kepada Wali Kota Bandung sebagai pembuat keputusan. Proses itu harus ditempuh sebelum memutuskan maju ke persidangan.

“Kepala sekolah yang dilepaskan jabatannya itu jangan dulu mengadu ke mana-mana. Buat saja surat keberatan yang nantinya harus dijawab oleh wali kota,” kata pakar hukum Asep Warlan, Rabu (26/10/2016).

Menurut Asep, sanksi administrasi yang diberikan oleh Wali Kota Bandung dapat dilawan melalui keberatan. Jawaban wali kota atas keberatan itu akan disertai bukti-bukti adanya pelanggaran yang dilakukan. Namun, jika keberatan kepala sekolah sebagai pelapor yang disertai bukti-bukti, membalikkan bukti wali kota, maka keputusan itu harus diubah.

Baca juga :  Pendidikan Politik Perlu Diajarkan Sejak Dini

Berbeda bila wali kota merasa yakin dengan keputusannya, sehingga pelapor tidak puas, keberatan dapat dilanjutkan ke gubernur sebagai banding administrasi.

“Jika hasil dari gubernur tidak puas, baru mengajukan gugatan ke PTUN,” kata Asep.

Sebagai wali kota, kata Asep, kewenangannya menjatuhkan sanksi administrasi bila merasa kinerja anak buah sudah tidak layak. Namun, itu harus disertai bukti-bukti.

Beberapa waktu terakhir, Wali Kota Bandung cukup aktif menjawab pertanyaan di media sosial terkait keputusannya itu. Asep mengatakan, itu merupakan respons yang emosional yang sebaiknya tidak dilakukan pemimpin. Keputusannya melepas jabatan tersebut berkaitan dengan nasib orang dan wibawa kepemimpinannya. Menjawab melalui media sosial bukanlah saluran yang tepat dan pernyataannya tidak dapat diformalkan.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com