Pendidikan

Dapat Beasiswa, Wartawan Lanjut Usia ini Semangat

SUKABUMI, EDUNEWS.ID – Kendati usianya semakin senja, tapi Gunawan Yusuf terlihat masih bersemangat belajar. Gunawan Yusuf sempat mencucur air matanya setelah dinyatakan lolos memperoleh beasiswa kuliah gratis.

Pria berusia 64 tahun itu merupakan satu dari 34 orang wartawan di Kota Sukabumi, yang bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN), berhasil lolos memperoleh beasiswa disalah satu perguruan tinggi di Kota Sukabumi.

Abah Gunawan, panggilan akrabnya, kini menduduki posisi penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi. Ia mengaku sama tidak risi harus belajar dengan insan pers yang rata-rata berusia muda. Bahkan di antaranya wartawan yang seumuran cucunya.

“Tidak perlu minder, justru merasa banga bisa bersekolah dengan teman-teman wartawan yang berusia jauh dibawa usia abah. Bahkan menjadi motivasi tersendiri bersaing dengan rekan-rekan wartawan muda lainnya,” katanya, Jum’at (24/2/2017).

Baca juga :  Kemendikbud akan Wajibkan Siswa Sekolah Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Tiga Stanza

Abah Gunawan mengatakan kesempatan kuliah gratis pada jenjang strata satu setelah PWI Kota Sukabumi menandatangan kerjasama beasiswa kuliah dengan Institut Manajeman Wiyata Indonesia (IMWI) Sukabumi sama sekali tidak disia-siakan.

“Kesempatan ini tidak akan disia-siapkan. Abah bangga ternyata PWI mampu mendorong peningkat kualitas anggotanya. Bodoh bila program PWI tidak direspon anggotanya,” katanya.

Advertisement

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi, Anggun Gumilar mengatakan program kuliah gratis dengan perguruan tinggi (PT) merupakan salah satu bentuk program peningkatan kualitas SDM insan pers. Bahkan sebelumnya, sejumlah anggota PWI Kota Sukabumi telah mengikuti program serupa dan kini telah lulus menjadi sarjana.

“Tuntutan kualitas SDM insan pers sama sekali tiak bisa ditunda-tunda lagi. Kualitas tersebut tiak merupakan amanat dari program yang digulirkan Dewan Pers. Tapi menjadi tanggungjawab organisasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal dan memiliki daya saing,” katanya.

Anggun Gumilar mengatakan kuliah gratis bagi 34 orang wartawan merupakan salah satu program yang harus senantiasa direspon positif. Sososk seorang wartawan dituntut bukan hanya soal kemampuan menulis berita, tapi juga terkait dengan kode etik atau etika profesi dan sikap yang mumpuni.

“Ini merupakan peluang emas. Karena itu, harus benar-benar manfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.

[NHN]

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com