Pendidikan

DPRD Sinjai Perjuangkan Tenaga Honorer Guru Agama Diangkat jadi PPPK

Tenaga Honorer Guru agama mengajar di ruang kelas/Ilustrasi.

SINJAI, EDUNEWS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Sinjai dan Kemenag Sinjai, pada Selasa (23/2/2021).

Dewan segera melakukan konsultasi ke Kementerian Agama (Kemenag) RI.

RDP tersebut, Komisi I DPRD Sinjai memperjuangkan tenaga honorer guru agama untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ketua Komisi I DPRD Sinjai, Jamaluddin, menyampaikan persoalan tidak diakomodirnya tenaga honorer guru agama dalam rekrutmen satu juta PPPK 2021 menjadi atensi.

Jamaluddin menyebut pihaknya terus berupaya mencari solusi agar rekrutmen PPPK dapat mengakomodir guru agama. Terlebih, jumlah tenaga honorer guru agama cukup besar, termasuk di Sinjai.

“Pertemuan (RDP) Selasa lalu membahas guru agama di sekolah umum, dimana guru agama tidak diusulkan untuk masuk dalam formasi PPPK. Makanya, akan dilakukan konsultasi ke Kementerian Agama untuk mempertanyakan guru agama yang tidak masuk formasi PPPK,” ungkap dia.

“Itu merupakan bentuk perhatian, dukungan dan perjuangan Komisi I DPRD kepada guru agama yang ada di Kabupaten Sinjai,” tambah Jamaluddin.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Sinjai, Roslan, menyampaikan pihaknya menaruh asa terhadap DPRD agar memperjuangkan nasib tenaga honorer guru agama di wilayahnya. Diharapkan mereka diperjuangkan untuk diangkat menjadi PPPK atau PNS.

“Kementerian Agama Sinjai mempunyai guru honorer Pendidikan Agama Islam sebanyak 319 orang. Mohon DPRD membantu memperjuangkan mereka agar diangkat jadi PNS atau PPPK untuk tahun 2021. Ya apalagi banyak sekolah yang membutuhkan guru agama,” tutur dia.

Menurut Roslan, belum adanya formasi guru agama pada rekrutmen satu juta PPPK tahun 2021 lantaran pihak Kemenag yang memang belum mengajukan. Olehnya itu, diharapkan Kemenag bisa mengusulkan formasi guru agama ke Kemenpan-RB.

“Saya dengar satu juta rekrutmen PPPK khusus untuk guru-guru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nah, untuk guru agama tidak ada karena belum ada usulan Kemenag. Informasinya agar formasi guru agama ada, maka Kemenag bisa mengusulkan ke Kemenpan-RB,” ujarnya.

snd

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com