News

Gedung Sekolah Roboh, Siswa SD Ini Belajar di Teras

BREBES, EDUNEWS.ID – Sebanyak 3.143 ruang kelas SD dan SMP di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, saat ini kondisinya rusak. Bahkan salah satu SD di Brebes terpaksa belajar di teras karena kondisi kelas nyaris roboh.

Adalah SD Negeri Purwodadi 03 Tonjong, Brebes, yang siswanya belajar di teras. Mereka adalah siswa kelas dua yang setiap hari memanfaatkan teras sebagai ruang belajar. Pihak sekolah mengaku khawatir keselamatan siswa terancam bila belajar di dalam ruang kelas. Mengingat bagian atap kelas nyaris roboh.

Kegiatan belajar di teras ini sudah berlangsung hampir empat bulan. Tidak hanya ruang kelas dua, ruang kelas enam juga kondisinya sama. Hanya saja kerusakan belum begitu parah dan masih tetap ditempati siswa untuk kegiatan belajar mengajar.

Baca juga :  Pertama Kali, Indonesia Kini Punya Listrik Tenaga Angin, 30 Tower, Kapasitas 75 MW

“Ada dua ruang kelas. Yang paling parah kelas dua. Kami tidak mau ambil risiko, makanya kelas dua belajar di teras. Kalau kelas enam masih dianggap belum rawan jadi masih ditempati,” kata Suyadi, Kepala SD Negeri 03 Purwodadi Tonjong, Brebes, Rabu (24/7/2019).

Menurut Suyadi, kayu kuda-kuda bagian atap sudah bergeser turun karena kayu penyangga patah. Agar tidak roboh, pihak sekolah memasang beberapa batang bambu sebagai penyangga.

Rusaknya bangunan sekolah ini berimbas dengan menurunnya minat warga yang akan menyekolahkan anak anaknya. Pada PPDB tahun 2019 ini, SD ini hanya menerima 1 orang siswa. Namun meski hanya ada satu siswa kelas satu, namun tetap dilakukan proses belajar mengajar.

Baca juga :  KAMALI Bau-Bau Kendari Kecam Pelaku Aksi Teror Bom di Surabaya dan Sidoarjo

Menurut data di Dindikpora Brebes, ada 3.143 ruang kelas yang masuk kategori rusak baik SD maupun SMP.

“Dari data kami, saat ini masih terdapat 3.143 ruang kelas SD dan SMP yang rusak. Rinciannya, sebanyak 2.745 ruang kelas SD dan 398 ruang kelas SMP. Kami saat ini telah mengusulkan perbaikan,” tutur Kasubag Program dan Keuangan, Fajar Adi Widiarso, Rabu (24/7/2019).

Dia menjelaskan, kerusakan ruang kelas yang diusulkan tersebut meliputi sekolah negeri dan swasta. Sedangkan kondisi kerusakannya ada yang rusak sedang dan berat. Ruang kelas yang masuk dalam karegori rusak berat jika kerusakan yang terjadi sudah 45 persen, sedangkan rusak berat jika kondisi kerusakannya antara 30-45 persen.

Baca juga :  Pemerintah Minta Jemaah Haji Waspadai Mers-COV

“Kalau rusak ringan, kondisinya di bawah 30 persen dan perbaikannya bisa diambil dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” ujarnya.

Usulan perbaikan ruang kelas tersebut juga termasuk untuk SDN 03 Purwodadi, Kecamatan Tonjong. Sekolah itu memang harus mendapat penanganan segera karena kerusakannya sangat parah. Bahkan, pihaknya juga tengah mengupayakan agar sekolah tersebut bisa mendapatkan penanganan tahun ini.

dtk

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!