Pendidikan

Guru Merokok Tidak Akan Jadi Kepala Sekolah

 

 

KOTIM, EDUNEWS.ID – Para guru di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang merokok bakal kesulitan menjadi kepala sekolah (kepsek). Gubernur Kalteng Sugianto Sabran sudah meminta kepala Dinas Pendidikan (Disdik) tak merekomendasikan atau memberikan jabatan kepsek kepada guru yang merokok.

Menurut Sugianto, guru yang merokok memberi contoh buruk kepada para murid. “Perilaku tersebut tidak mendidik, terlebih yang merokok di lingkungan sekolah,” kata Sugianto saat berkunjung ke Kotawaringin Timur (Kotim) sebagaimana dilansir Prokal.

Dia juga meminta kadisdik lebih teliti sebelum merekomendasikan guru menjadi kepsek. “Walaupun SDM-nya bagus, kalau dia merokok jangan dipilih jadi kepsek. Saya tidak ingin hal tersebut terjadi. Sebab, guru harus menjadi contoh teladan bagi murid,” ujar Sugianto.

Baca juga :  Presiden Mengaku tak Suka Guru Dibebani Urusan Administrasi
Advertisement

Sementara itu, Kadisdik Kotim Bima Ekawardhana mengatakan, pihaknya sudah memberlakukan aturan larangan merokok di sekolah. Aturan itu berlaku untuk semua pihak, tak terkecuali para tamu.

“Peraturan di kawasan sekolah dilarang merokok memang sudah sejak lama diterapkan di Kotim. Guru, pengunjung, dan siapa pun tidak diperbolehkan merokok di areal sekolah,” kata Bima. Menurut Bima, imbauan tegas Sugianto memiliki banyak manfaat. Di antaranya meningkatkan kedisiplinan guru dan menjaga lingkungan sekolah tetap sehat.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com