Pendidikan

Guru Punya Peran Penting Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa

ILUSTRASI

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kemampuan literasi siswa diajarkan sejak berada di kelas bawah. Namun berdasarkan studi ACDP di wilayah Sumba, kemampuan baca peserta didik kelas II SD di sana masih rendah, bahkan masih ditemukan di siswa kelas atas.

Anggota Tim Studi ACDP, Eko Cahyono mengungkapkan, guru berperan penting dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Di Sumba, para guru menerangkan materi dengan bahasa Indonesia. Padahal, siswa sendiri tak mengerti dan lebih paham menggunakan bahasa ibu.

“Kondisi yang dipaparkan itu benar. Angka kelulusan di Sumba rendah karena literasi belum jadi prioritas,” ucap Wakil Bupati Kabupaten Sumba Timur, Umbu Lili Djangga dalam diskusi pendidikan di Kemdikbud, Jakarta, Rabu (7/12/2016).

Baca juga :  Saatnya Benahi Etos Kerja Guru

Umbu menceritakan, idealnya siswa kelas II sudah bisa membaca. Tetapi, yang terjadi di Sumba siswa tetap naik kelas meski belum lancar membaca. Hal tersebut terpaksa dilakukan lantaran mereka sudah terlalu lama tinggal kelas.

Advertisement

“Ada pula yang kelas VI juga belum lancar baca. Akibatnya angka penilaian UN rendah,” tuturnya.

Rendahnya kemampuan literasi, lanjut dia, juga disebabkan guru senior lebih mengutamakan mengajar di kelas atas. Sedangkan kelas rendah justru diserahkan kepada guru magang yang relatif baru. Oleh sebab itu, pihaknya merasa perlu memperhatikan penempatan guru.

“Mereka pikir mengajar di kelas bawah itu gampang, padahal mereka harus bisa mengenalkan angka dan huruf dengan baik. Belum lagi mengajari supaya siswa bisa berbahasa Indonesia. Kemampuan dasar siswa di kelas bawah akan menjadi dasar, ini yang harus diperhatikan,” tukasnya.

 

Sumber : Okezone

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/redaksiedun[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com