Pendidikan

Inkonsisten Kurikulum Bikin Pendidikan Indonesia Tak Maju

Prof Dr Muchlas Samani MPd

GRESIK, EDUNEWS.ID – Tidak konsistennya kurikulum pendidikan dituding menjadi salah satu penyebab pendidikan di Indonesia tak efektif. Menurut guru besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof Dr Muchlas Samani MPd kurikulum pendidikan di Indonesia yang kerap berubah membuat para pengajar kebingungan.

“Tidak bijak kalau kita melaksanakan satu model pembelajaran di Indonesia. Seperti di Papua, masih ada lulusan SMP belum lancar membaca. Jadi perlu sistem (Kurikulum) sendiri. Kalau satu sistem untuk semua itu susah. Kalau dalam kurikulum itu ada namanya sistem diferensiasi. Tidak diberlakukan sama,” kata Muchlas saat seminar nasional pendidikan di Universitas Muhammadiyah Gresik, Sabtu (4/3/2017).

Dia menjelaskan, banyaknya pulau di Indonesia serta banyaknya perbedaan budaya, berpengaruh terhadap tidak meratanya kemampuan belajar dan mengajar. Alhasil, kemampuan anak didik dalam mengasah keterampilan juga akan berbeda.

Baca juga :  Kemendikbud Libatkan 1.000 GTK Sambut Hari Guru Nasional

“Jadi, sejak anak mulai SMA harus ada pengarahan dari guru. Misalnya, kemampuan anak ini pada kedokteran. Sehingga tidak perlu belajar banyak tentang ilmu bidang teknik,” imbuhnya.

Selain persoalan kurikulum, tidak adanya sumbangan wali murid ke sekolah negeri pasca terbentuknya tim saber pungli (sapu bersih pungutan liar) juga berpengaruh terhadap perkembangan sekolah.

Terkait hal ini, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad, mengatakan bahwa dengan munculnya tim saber pungli, Kemendikbud telah membuat payung hukum bagi guru dan kepala sekolah dalam pengembangan pendidikan.

“Dari payung hukum ini bisa ditindaklanjuti dengan peraturan wali kota dan peraturan Bupati, sehingga sekolah dalam mengembangkan pendidikan tidak khawatir terkena kasus hukum,” kata Hamid.

Baca juga :  Muhadjir Berharap Guru Garis Depan Tak Pulang

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!