Pendidikan

Jika Ada Kecurangan PPDB, Kemendikbud akan Pecat Kepala Sekolah

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mewanti-wanti pihak sekolah untuk tidak main curang dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018. Bila ternyata ada jual beli kursi untuk siswa baru, ancaman hukumannya adalah pemecatan.

“Dengan sistem zonasi memang akan ada sekolah yang jumlah pendaftarnya banyak, ada yang kurang. Namun, bagi sekolah favorit tidak boleh main curang,” kata Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Hamid Muhammad dalam jumpa pers di Kantor Kemendikbud, Selasa (11/7/2017).

Bagi sekolah yang pendaftarnya banyak tapi kemudian berkurang saat pendaftaran ulang, Hamid meminta jangan sampai diisi dengan siswa yang tidak mendaftar. Atau kursi kosongnya diperjualbelikan kepada pejabat atau pengusaha.

Baca juga :  PPDB, Orang Tua Siswa Pilih Mengantre di Sekolah
Advertisement

“Itu sudah masuk dalam ranah pidana. Sanksi terberat kepsek dipecat, atau dinonjobkan atau diturunkan pangkatnya,” tambah Irjen Kemendikbud Daryanto.

Hamid meminta agar kursi kosong diisi dengan nama siswa di urutan berikutnya. Dia juga mengimbau untuk mengisi kursi kosong jangan sampai ditarik biaya. “Kalau perlu isi dengan siswa pemegang KIP, PKH, KKS,” ucapnya.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com