Pendidikan

Kabupaten Temanggung Kekurangan 2.165 Tenaga Pengajar

ILUSTRASI

TEMANGGUNG, EDUNEWS.ID – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, kekurangan sebanyak 2.165 guru sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung Akhmad Saryono di Temanggung, mengatakan bahwa guru SD dan SMP yang ada sekarang sekira 5.000 orang atau masih kekurangan 43,3 persen.

Menurut dia, dari kekurangan 43,3 persen tersebut, sebanyak 10 persennya guru SMP dan 33,3 persen guru SD. Kekurangan tersebut, termasuk guru olahraga, guru agama, dan guru kelas. Ia menuturkan bahwa guru SD dan SMP di Kecamatan Bejen, Tretep, dan Wonoboyo rata-rata mempunyai tiga guru kelas. Di daerah kota, seperti Kecamatan Temanggung, juga masih kurang karena rata-rata empat sampai lima guru kelas.

Baca juga :  Guru Itu ‘Bermasalah’

“Idealnya, setiap sekolah dasar butuh sekitar enam hingga sembilan guru,” katanya Selasa (7/2/2017).

Selama ini, kata dia, kekurangan guru dicukupi oleh guru wiyata bakti atau guru honorer. Namun, pada periode Maret hingga Juni mendatang akan banyak guru yang memasuki masa pensiun sehingga kekurangan guru akan bertambah besar.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan permintaan penambahan guru PNS sejak 2014. Ketika itu, kekurangannya hanya sekira 25 sampai 30 persen. Namun, hingga kini belum ada pengangkatan guru PNS.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com