Pendidikan

Kecerdasan Anak Ditentukan Pola Asuh Seribu hari Pertama

ILUSTRASI

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kecerdasan seseorang sangat bergantung kepada cara orang tua merawat dan mendidik anaknya dalam seribu hari pertama kehidupan. Anak yang mendapatkan pendidikan, perhatian dan pola asuh yang baik hingga usia 2 tahun cenderung akan menjadi anak yang cerdas. Anak juga mudah memahami mata pelajaran saat menginjak dunia sekolah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, penghitungan fase seribu hari pertama diawali ketika bayi berada di dalam kandungan. Yakni, saat sembilan bulan atau 270 hari di dalam rahim hingga anak usia dua tahun atau 730 hari. Menurut dia, masa depan akademik seseorang sangat dipengaruhi oleh peran orang tua dalam menjalani fase seribu hari pertama kehidupan anaknya.

Baca juga :  Persiapkan UN, Kemendikbud Gelar Rapat Koordinasi

“Itu sangat mendasar bagi kecerdasan anak ke depan, mempengaruhi bagi prestasi siswa di kelas. Ada gejala umum, bahwa dari tampilan fisik bagus tetapi secara kemampuan otak sangat kurang. Untuk itu, kemampuan anak untuk belajar dan memahami pelajaran sangatlah dipengaruhi periode seribu hari pertama kehidupan si anak,” ujar Menteri Muhadjir di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jum’at (26/5/2017).

Direktur Pembinaan Keluarga Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD-Dikmas) Sukiman pun memberi penjelasan. Dia mengatakan penyiapan fase seribu hari pertama memerlukan pelibatan antarkementerian dan lembaga. Di antaranya Kemendikbud, Kementerian Agama dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com