Pendidikan

Kekurangan Guru, SMA di Malinau Terpaksa Belajar di Tenda

MALINAU, EDUNEWS.ID – Beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Malinau sampai sekarang masih kekurangan ruang belajar sehingga terpaksa menyelenggarakan sebagian kegiatan belajar mengajar di tenda-tenda.

Dalam siaran pers Humas Pemerintah Kabupaten Malinau, Kepala Bidang Pendidikan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malinau FX Brata Pujisusilo mengatakan sekolah yang belum memiliki cukup ruang belajar sementara mengunakan tenda sebagai tempat belajar mengajar.

Sekolah yang menurut Dinas Pendidikan masih kekurangan ruang belajar yakni SMAN 12 Long Pada di Kecamatan Sungai Tubu, SMAN 14 Data Dian di Kecamatan Kayan Hilir, SMAN 15 di Kecamatan Malinau Selatan Hilir dan SMAN 16 di Kecamatan Malinau Selatan Hulu.

Baca juga :  Kakan Kemenag di Sumbar ini Dukung Madrasah Pungut Sumbangan ke Orangtua Siswa

Selain itu, menurut Brata, bangunan sekolah SMAN 11 Long Berang di Kecamatan Mentarang dan SMAN 10 Long Ampung di Kecamatan Kayan Selatan belum memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Ia menjelaskan bahwa SMAN Long Ampung baru memiliki tiga ruang belajar, tidak cukup digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar setelah murid-murid dibagi berdasarkan jurusan, sehingga sebagian kegiatan belajar harus dilakukan di tenda.

Brata mengatakan Dinas Pendidikan sudah mengajukan permohonan dana untuk pembangunan gedung SMA di Kabupaten Malinau ke Pemerintah Provinsi. Ia menambahkan bahwa sebenarnya tanggung jawab dan kewenangan pengelolaan sekolah menengah telah dialihkan ke provinsi.
[antara]

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!