Pendidikan

Kementan Komitmen Tingkatkan Mutu STPP

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di setiap Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian di Indonesia untuk menghasilkan para penyuluh pertanian yang andal.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Pending Dadih Permana mengatakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di STPP tersebut yakni dengan menerapkan sistem penjaminan mutu serta audit mutu internal.

“Melalui sistem penjaminan mutu diharapkan dapat meningkatkan kinerja manajemen unit kerja di lingkungan STPP, visi dan misi STPP dapat dicapai, meningkatnya layanan kepada masyarakat, serta meningkatkan akreditasi Institusi dan Program Studi di STPP,” katanya disela Workshop Penjaminan Mutu Pendidikan di Bogor, Rabu (12/10/2016) .

Baca juga :  Ini Delapan Alasan FSGI Tolak Adanya UN

Menurut dia, lokakarya Penjaminan Mutu Pendidikan dimaksudkan untuk mempersiapkan unit penjaminan mutu pendidikan agar berfungsi secara optimal.

Unit tersebut, lanjutnya, sangat penting untuk dapat memberikan jaminan bahwa proses pendidikan di STPP dapat berjalan sesuai standar. sistem penjaminan mutu pendidikan internal harus diselenggarakan secara baik oleh unit penjaminan mutu.

Setiap unit penyelenggara pendidikan mulai dari Ketua STPP, wakil ketua, dosen, dan penyelenggara administrasi semua harus dapat menyelenggarakan pendidikan dengan baik.

“Unit ini diharapkan dapat melakukan evaluasi dan dapat memberikan rekomendasi setiap saat, sehingga dapat memberikan solusi perbaikan setiap kendala yang dihadapi proses pendidikan di STPP,” ujar Pending.

Kabag Penjaminan Mutu Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Kantor Jaminan Mutu (KJP) UGM Yogyakarta Gentur Sutapa mengatakan beberapa hal perlu diperhatikan dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi pertanian yakni, landasan yang kuat, adanya integritas dan etik.

Baca juga :  Pemerintah Klaim Program Kementan Berhasil Sejahterakan Petani, ini Buktinya!

“Kemudian leadership atau kepemimpinan, dengan kepemimpinan yang baik seorang pemimpin akan menjadi seorang pemimpin yang baik dan anggota akan menjadi anggota yang baik,” katanya.

Sementara itu Workshop Penjaminan Mutu Pendidikan yang digelar selama 9 – 14 Oktober 2016 dihadiri oleh perwakilan STPP Bogor, STPP Medan, STPP Magelang, STPP Malang, STPP Gowa, STPP Manokwari.

Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan pemahaman kapasitas pengelola penyelenggaraan pendidikan tentang konsep Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Total Quality Management (TQM) secara tepat serta meningkatkan kapasitas pengelolaan penyelenggaraan pendidikan dalam menerapkan sistem penjaminan mutu di STPP.

“Dengan adanya kegiatan Workshop Penjaminan Mutu Pendidikan ini dapat semakin meningkatkan mutu dan pelayanan pendidikan, serta semakin meningkatkan kualitas Dosen dan sarana prasarana di setiap STPP di seluruh Indonesia,” ujar Kepala BPPSDMP.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com