Pendidikan

Keterlambatan Gaji 154 Honorer di Penajam Utara Karena…

PENAJAM, EDUNEWS.ID – Sebanyak 154 pendidik dan tenaga tata usaha honorer di sekolah menengah atas sederajat negeri maupun swasta di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, hingga memasuki pekan pertama Maret belum menerima gaji yang menjadi haknya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara Marjani mengatakan keterlambatan pembayaran gaji guru dan tenaga tata usaha SMA/SMK itu diduga akibat pengalihan kewenangan pengelolaan pendidikan menengah atas ke pemerintah provinsi yang belum berjalan maksimal.

Keterlambatan pembayaran gaji itu lanjut Marjani, diduga proses pengambilalihan tanggung jawab pengelolaan SMA/SMK belum 100 persen sempurna atau pemerintah provinsi belum siap secara anggaran.

Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara menurut ia, menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, menyangkut keterlambatan pembayaran gaji tenaga honorer di sekolah menengah atas sederajat itu.

Baca juga :  Pemerintah Klaim Sukses Perluas Akses Pendidikan

Marjani menimpali lagi, karena sejak awal 2017, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara secara resmi telah menyerahkan Dokumen Tata Kelola SMA/SMK sederajat kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Selain itu dengan diambil alih kewenangan pengelolaan SMA/SMK sederajat tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga tidak lagi menyalurkan dana bantuan sekolah kepada kabupaten/kota.

“Penghentian bantuan operasional sekolah dari pemerintah provinsi itu berisiko terhadap kegiatan operasional sekolah swasta, karena selama ini biaya operasional termasuk gaji honorer di sekolah swasta ditanggung dana bantuan operasional dari kabupaten dan provinsi,” ucap Marjani, Rabu (1/3/2017).

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com