News

Kisah Masnun, Guru Honorer Belasan Tahun Mengajar di Pelosok Tolitoli

Masnun Ismail

EDUNEWS.ID – Masnun Ismail mengabdikan dirinya untuk mengajar di Sekolah Dasar Negeri Butun kelas jauh di Dusun 3 Bumbung, Desa Kabetan, Kecamatan Ogo Deide, Tolitoli, Sulawesi Tengah. Di usianya yang menginjak 47 tahun, Masnun yang sebelumnya bekerja sebagai perangkat desa, kini memilih menjadi guru Sejak tahun 2006 lalu.

Menjadi guru pun status Masnun masih sebagai honorer. Per bulannya ia hanya mendapatkan gaji Rp 300 ribu dan itu pun harus dirapel mengikuti jadwal biaya operasional sekolah cair.

“Kalau ditanya gaji, ya lebih besar waktu jadi perangkat desa. Tapi enggak apa-apa, saya senang bisa mengajar anak-anak di kampung kelahiran saya sendiri,” tuturnya, Senin (25/11/2019).

Baca juga :  Ini Hasil Pilrek Unismuh Makassar

Ia adalah salah satu guru prasejahtera yang mendapatkan beaguru melalui program Sahabat Guru Indonesia yang diinisiasi oleh Global Zakat-ACT.

Selama perbaikan sekolah secara swadaya oleh masyarakat, Masnun dan murid-muridnya melakukan kegiatan belejar dan mengajar di kolong rumah panggung milik warga setempat. Walau demikian, kondisi tersebut tak menyurutkan semangat belajar anak-anak desa.

Setelah delapan tahun menjadi perangkat desa, Masnun diminta oleh kepala desa untuk memilih profesi yang akan dijalani, ia dilarang menjalani dua profesi.

ACT mengajak sahabat dermawan melalui program Sahabat Guru Indonesia untuk ikut berpartisipasi. Salurkan bantuan terbaik Anda melalui link berikut :
.
https://bit.ly/donasikemanusiaan
.
Konfirmasi bukti transfer ke 0822 1000 9756
.
#IndonesiaDermawan

Baca juga :  Miris, Setelah Dipolisikan Guru SMP Jalani Sidang Putusan Karena Cubit Siswanya

(act)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com