Pendidikan

Komisi X : Moratorium UN Harus dikaji lebih Komprehensif

Anggota Komisi X, Ridwan Hisjam

SURABAYA, EDUNEWS.ID – Anggota Komisi X DPR RI Ridwan Hisjam mengaku sepakat moratorium ujian nasional (UN) dikaji lebih komprehensif sesuai pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla beberapa waktu lalu.

“Saya sepakat dengan Wakil Presiden karena memang harus ada kajian ulang yang lebih mendalam komprehensif,” ujarnya ketika dikonfirmasi wartawan di Surabaya, seperti dikutip dari antaranews.com.

Wakil rakyat dari Fraksi Golkar tersebut berharap kajian dilakukan secepatnya, mengingat waktu pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sudah tidak lama lagi.

“Pengkajiannya apakah selesai bulan ini atau tidak, harus dilihat lagi. Kalau bicara waktu masih ada waktu, tapi harus diprioritaskan karena sudah tak lama,” ucapnya.

Ia menyampaikan saat rapat kerja dengan menteri terkait sebelum dilakukan rapat terbatas, Komisi X memberikan dukungan namun tetap minta ada evaluasi dan tidak tergesa-gesa memutuskan dengan alasan menyangkut banyak siswa.

Baca juga :  Menristekdikti Ingatkan Sanksi ke Peneliti Asing

Mantan Ketua DPD I Golkar Jatim itu juga menegaskan bahwa adanya moratorium bukan berarti harus dihilangkan, tapi bersifat sementara sambil dilakukan perbaikan.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengusulkan tiga opsi terkait UN, yakni penghapusan UN dari sistem pendidikan, penghentian sementara UN mulai 2017, atau tetap menjalankan UN dengan teknis pelaksanaan diserahkan kepada daerah.

Wakil Presiden Jusuf Kalla telah mengatakan pemerintah menolak atau tidak menyetujui usulan moratorium UN, tapi diminta supaya kaji ulang.

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!