Pendidikan

Lakukan Cara ini untuk Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Mempersiapkan biaya pendidikan buah hati menjadi tanggung jawab orang tua. Tanggung jawab ini sering kali menjadi momok yang menakutkan, mengingat biaya pendidikan yang sangat mahal, termasuk di Indonesia.

Melihat situasi ini, orang tua benar-benar harus mempersiapkan jauh-jauh hari biaya pendidikan demi masa depan anak yang lebih cerah. Nyatanya, mempersiapkan biaya pendidikan anak tidaklah mudah.

Keadaan ekonomi Indonesia yang fluktuatif sering kali menjadi penghambat utama. Namun, ada beberapa cara mudah yang bisa Anda lakukan. Apa saja itu?

1. Tinjau Kondisi Keuangan Anda

Meninjau kondisi keuangan sangat penting saat mempersiapkan biaya pendidikan anak. Bukan hanya gaji, Anda juga perlu meninjau semua total aset. Mulai dari tabungan, investasi, hingga asuransi lain yang dikategorikan sebagai aset.

Kondisi keuangan yang baik sangat berguna untuk kelancaran pendidikan anak di masa yang akan datang. Jika ternyata kondisi keuangan tidak stabil, lakukan beberapa evaluasi terhadap penghasilan agar kondisi keuangan segera membaik.

2. Alokasikan Dana dengan Bijak

Apakah Anda punya sumber pendapatan lain selain gaji bulanan? Jika iya, coba hitung jumlah seluruh pendapatan dengan baik. Lalu, alokasikan ke pos-pos pengeluaran secara bijak. Mengelola pendapatan sangat ampuh untuk menstabilkan kondisi keuangan. Agar lebih mudah, buatlah catatan atau laporan keuangan sederhana mengenai sumber pendapatan dan pos pengeluaran secara rinci.

Baca juga :  Kemendikbud : Angka Partisipasi Kasar PAUD di Papua Terendah

3. Hindari Utang

Agar dana pendidikan yang terkumpul bertambah banyak, hindari untuk berutang, baik utang jangka panjang maupun jangka pendek. Utang membuat kondisi keuangan tidak stabil, apalagi kalau utangnya sudah menumpuk. Karena sebagian besar penghasilan bulanan akan dialokasikan untuk membayar utang, bukan untuk tabungan pendidikan anak.

Jika Anda sudah terlanjur punya utang, tetap optimis untuk melunasi utang-utang tersebut. Ketika utang hampir lunas, Anda harus lebih fokus untuk mempersiapkan dana pendidikan anak ya.

4. Hitung Biaya Pendidikan Anak

Besarnya biaya pendidikan anak tergantung di mana si anak disekolahkan. Jika Anda menyekolahkan anak di luar negeri, biaya pendidikannya pasti sangat mahal dibandingkan dengan di Indonesia. Walaupun demikian, tetap hitung kisaran biaya pendidikan yang dibutuhkan anak sampai ia tamat nanti. Setelah itu, bandingkan dengan penghasilan dan pengeluaran bulanan untuk mengetahui jumlah yang dapat disisihkan setiap bulan.

Baca juga :  Indomaret Salurkan Rp 1,3 miliar untuk Pendidikan di Sidoarjo

Biaya pendidikan anak tidak hanya uang sekolah, tapi juga biaya alat tulis, seragam, biaya makan, dan biaya tempat tinggal jika si anak kuliah di luar kota atau luar negeri.

5. Berinvestasi

Investasi menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi pundi-pundi rupiah. Gunakan ilmu-ilmu invetasi yang Anda tahu untuk mendapat kucuran dana tambahan demi pendidikan anak. Ada banyak instrumen investasi yang bisa Anda pilih.

Sesuaikan dengan kebutuhan dan jangka waktu penggunaan dana, apakah jangka pendek, menengah, atau jangka panjang.

6. Teliti Saat Berinvestasi

Banyak perusahaan yang kini menjual saham perusahaan kepada publik demi mendapat kucuran dana segar. Manfaatkan momen ini untuk menambah penghasilan. Namun, Anda tetap harus teliti sebelum berinvetasi. Lakukan pengamatan di perusahaan yang ingin Anda investasikan. Lihat laporan keuangan dan performa perusahaan agar hasil dari yang diinvestasikan sesuai harapan.

Baca juga :  Keren, Walikota Jakarta Utara Keluarkan Edaran Gerakan Sumbang Buku

7. Asuransi Pendidikan

Asuransi pendidikan yang disediakan perusahaan asuransi juga harus Anda manfaatkan untuk mempersiapkan dana pendidikan anak. Jumlah asuransi yang dibayarkan tergantung dari kesanggupan finansial Anda sendiri.

Ikuti asuransi pendidikan jauh-jauh hari, apalagi jika dana pendidikan yang dibutuhkan besar. Juga sesuaikan jumlah yang disetor dengan besarnya biaya pendidikan.

8. Jangan Monoton

Monoton yang dimaksud adalah tidak terfokus pada satu sumber pendapatan saja. Ada banyak sumber pendapatan yang bisa diikuti demi menambah tabungan pendidikan anak. Misalnya, bisnis atau investasi. Hasil yang diperoleh dari keduanya lumayan besar, apalagi jika dikelola dengan baik.

Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak Sedini Mungkin

Agar jumlah dana pendidikan yang terkumpul semakin besar, lakukan persiapan sedini mungkin. Mulailah menabung ketika usia anak masih sangat belia ketika jumlah pengeluaran masih sedikit.

Semakin cepat Anda memulai, semakin matang persiapn dan semakin besar pula dana yang terkumpul. Semoga tips-tips di atas dapat menginspirasi dan membantu Anda untuk menyiapkan biaya pendidikan si buah hati.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!