Pendidikan

Legislator minta Pemda Bersinergi dengan Perusahaan

KUPANG, EDUNEWS.ID – Anggota Komisi VIII Itet Tridjajati Sumarijanto menilai pendidikan keterampilan yang di lakukan di Panti Sosial Bina Remaja (PSRB), dan Panti Sosial Bina Remaja Runggu Wicara (PSBRW) Kupang, NTT berupa keterampilan di bidang otomotif, jahit, musik, dan keterampilan lainya tidak hanya sampai di situ saja.

Pemda setempat yang membina remaja panti sosial harus bisa bersinergi dengan pihak-pihak lainnya seperti perusahan-perusahan besar maupun kecil yang bisa menyalurkan bakat dan keahlian mereka.

“Sehingga di panti sosial ini harus bisa mengangkat martabat dirinya sendiri,menjadi manusia yang produktif terhadap ekonomi, dan bukan jadi beban pemerintah atau negara,” ujar Itet saat melakukan pertemuan dengan Kepala PSBRW Efata Kupang Dardi, Kepala Dinas Sosial Welem Foni, Kepala PSBR Kupang Geraldo Apat dan Siswa-Siswi binaan panti sosial di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Effata, Kamis (6/4/2017).

Baca juga :  Rektor Universitas Trilogi : Pengajaran Satu Arah Sudah Tak Layak
Advertisement

Lebih lanjut politisi PDIP ini mengharapkan, pemerintah bisa membantu mengembangkan bakat kreatif para remaja binaan panti sosial dengan cara membebaskan biaya sekolah kejuruan.

“Dengan mereka bersekolah kejuruan dengan bakat yang mereka punyai bisa lebih dimaksimalkan lagi,bisa menghasilkan seni kreatifitas yang lebih baik saat mereka lulus nanti,” harapnya.

Adapun jumlah keseluruhan yang menerima manfaat tahun 2016 yang sudah terlayani kebutuhan sebanyak 449 orang.

EDUNEWS.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com