Pendidikan

Mahasiswa Sintang Menolak Keberadaan Guru Garis Depan

 

 

 

SINTANG, EDUNEWS.ID – Mahasiswa Kabupaten Sintang menolak kehadiran Guru Garis Depan (GGD) yang bertugas di wilayah Sintang, Kalimantan Barat. Mereka menilai program Guru Garis Depan tidak berperikemanusiaan.

“Kami meminta para GGD yang bertugas, pulang ke tempat asalnya, tidak boleh bertugas di daerah kami. Cabut peraturan menteri tentang program GGD, karena tidak melibatkan putra putri daerah,” kata Perwakilan aksi mahasiswa Sintang, Endi Dakosta di Sintang, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Menurut Endi, syarat penerimaan GGD mengakibatkan banyak sarjana daerah tidak bisa ikut rekrutmen GGD. Dikatakan Endi, syarat rekrutmen GGD yang di antaranya mengikuti program pendidikan profesi guru, akreditasi kampus minimal B telah menjegal para sarjana asli daerah tersebut untuk mendapatkan kesempatan mengikuti GGD.

“Kalau begini kami jadi penonton. Kami akan demo di 10 kabupaten, di provinsi dan kami akan menggebrak meja menteri,” ujarnya.

 

Facebook Comments

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2017 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Close