Pendidikan

Miris, Nilai UNBK Rendah Siswa Rayakan dengan Konvoi dan Coret Seragam

 

 

MADIUN, EDUNEWS.ID – Banyak pelajar di Kota Madiun, Jatim yang turut merayakan kelulusan dengan aksi corat-coret dan berkonvoi. Hal itu ironis, lantaran hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018 di Kota Madiun jeblok.

Mereka dari berbagai sekolah melakukan perayaan kelulusan. Mencorat-coret seragam sebagai tanda telah selesai menempuh pendidikan menengah atas. Tidak hanya itu, ratusan siswa ini juga melakukan konvoi keliling kota Madiun.

Sangat disayangkan, aksi konvoi ini tidak dilakukan pencegahan oleh pihak terkait. Apalagi, sepeda motor yang dikendarai pelajar ini banyak yang tidak standar sesuai aturan. “Konvoi ada yang pakai motor tanga spion serta berknalpot brong. Konvoi pelajar ini, juga menyebabkan pengguna jalan yang lain terganggu,” keluh salah satu pejalan kaki.

Baca juga :  UNBK SMA harus lebih Baik dari SMK
Advertisement

Pesta kelulusan ratusan pelajar tersebut tidak sebanding dengan hasil UNBK tahun 2018. Data dari musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) SMAN di Kota Madiun menunjukan hasil UNBK tahun 2018 mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

Rata-rata nilai ujian siswa SLTA di Kota Madiun khusus mapel matematika tidak lebih dari 50. Menindaklanjuti anjloknya hasil UNBK, sesuai arahan kepala dinas pendidikan Provinsi Jatim masing-masing kepala sekolah di daerah diminta meningkatkan kemampuan guru-guru mapel matematika dan IPA melalui pelatihan.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com