Pendidikan

Pengumuman PPDB tak Jelas

 

 

BANDUNG BARAT, EDUNEWS.ID – Ratusan orang tua beserta anaknya yang mendaftar ke SMAN 1 Lembang dan SMAN 2 Lembang di Kabupaten Bandung Barat dikecewakan dua kali, saat ingin memastikan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah tersebut. Mereka yang bolak-balik ke sekolah sejak pagi akhirnya pulang lagi tanpa kejelasan mengenai nasib anaknya.

Berdasarkan pantauan, Senin, 10 Juli 2017, ratusan orang tua dan anak-anaknya datang ke SMAN 1 Lembang mulai sekitar 8.00. Mereka yang datang itu merupakan para pendaftar SMAN 1 Lembang dan SMAN 2 Lembang, karena SMAN 2 Lembang belum punya bangunan sekolah. Setelah datang, mereka pun segera pulang lagi, karena mendapat kabar bahwa pengumuman PPDB diundur menjadi jam 14.00.

Baca juga :  100 Perupa Ramaikan Pameran Besar Seni Rupa Kemendikbud Di Manado

Setelah datang ke sekolah lagi pada jam 14.00 dan menunggu sampai jam 15.30, mereka tetap tak memperoleh kepastian siapa saja anak yang diterima sekolah. Pasalnya, pihak panitia hanya menginformasikan bahwa pengumuman PPDB dilakukan secara daring (dalam jaringan) di laman http://ppdb.jabarprov.go.id.

Seorang warga Desa Cikole, Hasian (40) mengaku kecewa dengan proses PPDB pada tahun ini. Dari mulai pendaftaran sampai pengumuman PPDB, dia merasa disulitkan dengan prosesnya. Demi mendapat kepastian mengenai pendaftaran anaknya ke SMAN 1 Lembang, sehari kemarin dia terpaksa meninggalkan pekerjaannya.

Advertisement

“Pagi-pagi saya ke sini, dibilangi bahwa pengumumannya jam 14.00. Makanya saya ke sini lagi, tapi tetap enggak ada pengumumannya. Saya sudah bolak-balik, kerjaan ditinggal, hasilnya enggak ada. Kok sekarang mau memasukkan anak sekolah sulit begini? Kalau ditanya kecewa atau enggak, ya memang kecewa. Saya tidak puas dengan proses PPDB,” katanya.

Orang tua lainnya, Suhandi (43) juga merasa kecewa, karena tak mendapat kejelasan bagi anaknya yang mendaftar ke SMAN 1 Lembang.

“Saya kurang nyaman dengan proses PPDB ini, karena prosesnya menyulitkan kami. Tadi pagi nama anak saya masih ada di internet, diterima di SMAN 1 Lembang. Nama anak saya ada di urutan ke-180-an, tapi katanya itu cuma sementara. Saya khawatir kalau nama anak saya tergeser. Kan harus langsung diambil lagi berkas-berkasnya buat ke sekolah lain,” katanya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com