Pendidikan

Perusahaan Tiongkok Berikan Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia

BEIJING, EDUNEWS.ID – Guna meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi di Indonesia, perusahaan-perusahaan Tiongkok harus berperan juga dalam pengembangan sumber daya manusia setempat. Dengan ini, maka investasi Tiongkok akan semakin localized dan secara jangka panjang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Jia Xiaoyu, Presiden Qingdao Hengshun Zhongsheng Group (QHZ Group) pada kesempatan penandatanganan Agreement on Cooperation in Joint Education of Indonesian Students antara perusahaannya dan Beijing University of Chemical Technology (BUCT). Acara tersebut dihadiri oleh Dubes RI untuk RRT merangkap Mongolia, Soegeng Rahardjo.

Dalam sambutannya, Dubes RI menyampaikan apresiasi atas inisiatif untuk memberikan kesempatan bagi generasi muda Indonesia melakukan studi di perguruan tinggi sekaliber BUCT. Program beasiswa ini menunjukkan komitmen QHZ Group untuk menjalin kerja sama yang berkelanjutan dan secara langsung berdampak positif terhadap masyarakat setempat.

Baca juga :  Sekolah Lima Hari Tetap Diterapkan, Forum Guru Diniyah akan Unjuk Rasa

Ke depannya, Dubes RI berharap perusahaan-perusahaan Tiongkok lainnya dapat meniru model kemitraan yang telah dikembangkan oleh QHZ Group. Pemerintah RI akan terus mempromosikan kondisi yang kondusif bagi pengembangan investasi Tiongkok di Indonesia.

Sejak 2012, QHZ Group telah melakukan investasi senilai 1,5 miliar dolar AS guna mengembangkan kawasan industri di Sulawesi Tengah. Dibandingkan proyek-proyek QHZ Group lainnya di negara-negara Asia dan Afrika, investasi di Indonesia merupakan yang terbesar bagi perusahaan yang berbasis di kota pantai Qingdao, Provinsi Shandong ini. QHZ Group berdiri pada tahun 1998 dan merupakan perusahaan swasta yang sahamya terdaftar di bursa efek Shenzhen.

Sementara itu, BUCT yang didirikan pada tahun 1958 terdiri dari 10 fakultas di berbagai jurusan teknik dan memiliki tiga kampus di kota Beijing. Dengan jumlah mahasiswa S1 dan pasca sarjana sekitar 12.000 orang (termasuk di antaranya mahasiswa Indonesia), BUCT merupakan salah satu kampus di Tiongkok yang telah mendapatkan predikat penting sebagai sentra penelitian nasional di bidang teknik kimia.
Sumber : Pikiran Rakyat

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com