Pendidikan

Polemik Mendikbud, Pengamat Pendidikan : Itu Cuma Butuh Kesepahaman

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerbitkan surat yang meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy tidak langsung berhubungan dengan sekolah di wilayahnya. Surat ini beredar menyusul polemik yang dipicu dari kunjungan Muhadjir ke salah satu SMA di Gowa, 20 Januari lalu.

Pemprov tak hanya berkirim surat ke Mendikbud, Dinas Pendidikan Sulsel juga membuat surat edaran ke kepala SMA, SMK dan SLB se-Sulawesi Selatan. Surat edaran bernomor 04/Dikmenjur.2/1089/2017 ini ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Sulsel.

Pengamat pendidikan, Prof Arismunandar menyebut persoalan ini butuh komunikasi dan kesepahaman. Surat edaran Disdik Sulsel, kata dia, tak perlu diperdebatkan.

“Sebetulnya polemik ini hanya karena miskoordinasi saja. Kewenangan pendidikan menengah ada di provinsi dan pusat sebaiknya koordinasi. Secara administrasi itu benar karena SMA/SMK wewenang provinsi. Kan Kadis juga tidak melarang, hanya menginstruksikan mesti ada persetujuan dari provinsi,” katanya, Sabtu (11/2/2017).

Baca juga :  Tingkatkan Kompetensi, Disdik Sulsel akan Adakan Diklat Guru Selama Dua Bulan

Namun, surat edaran ini bisa berimplikasi pada molornya administrasi.

“Proses pengurusan bisa jadi lebih panjang. Karena harus mendapat persetujuan Dinas Pendidikan Provinsi. Mungkin bisa diberikan pengecualian untuk kebutuhan administrasi yang mendesak,” tandasnya.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top