Pendidikan

Rawan Pelanggaran, Program Beasiswa Miskin Dihapus

 

 

KEBUMEN, EDUNEWS.ID – Program beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu dalam APBD 2017 Kebumen akhirnya dihapus, karena oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai berpotensi melanggar aturan.

“Setelah kami berkonsultasi dengan BPK belum lama ini, akhirnya program ini urung diluncurkan di bulan Agustus 2017 ini. Menurut BPK, apabila program ini jadi dilaksanakan maka dalam pemeriksaan BPK nantinya akan menjadi sebuah temuan pelanggaran,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Kebumen, Sudirman MPd, Minggu (27/08/2017).

Menurut Sudirman, seusai berkonsultasi dengan BPK itulah Pemkab Kebumen mengambil langkah untuk menghapus program itu dari pos belanja APBD 2017 Kebumen. Potensi pelanggaran dalam program tersebut dikarenakan kabupaten/kota di Jawa Tengah tak memiliki kewenangan menangani pendidikan di level sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) dan perguruan tinggi.

Baca juga :  154 Guru Honorer di Kabupaten ini Belum Terima Gaji Sejak Januari 2017
Advertisement

“SLTA dan perguruan tinggi saat ini merupakan kewenangan dari pemerintah provinsi dan pusat, bukan kabupaten/kota lagi. Karena itu, pemerintah kabupaten/kota tak boleh mengeluarkan bantuan keuangan untuk para mahasiswa miskin asal daerahnya yang sedang kuliah di perguruan tinggi,” jelas Sudirman.

Asal muasal munculnya program beasiswa untuk mahasiswa miskin asal Kebumen dalam APBD 2017 Kebumen menurut Sudirman berawal dari keprihatinan Pemkab Kebumen terhadap banyaknya mahasiswa berprestasi asal Kebumen yang mengalami kesulitan pendanaan untuk menjalani masa kuliahnya.

“Berawal dari keprihatinan itulah Pemkab Kebumen pun berinisiatif membuat program ini di APBD 2017,” tambah Sudirman.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com