Pendidikan

Siswa ‘Siluman’ di Medan Terancam tak Bisa Ikut UN

 

 

 

MEDAN, EDUNEWS.ID – Sejumlah siswa baru yang masuk tanpa melalui jalur seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online terancam tidak bisa mengikuti Ujian Nasional (UN).

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Arsyad Lubis, Rabu (13/9/2017). Sebab, siswa ‘kelas siluman’ tersebut tak terdaftar dalam sistem.

“Jika tidak dipindahkan dari sekolah negeri ke sekolah swasta, maka mereka kelak dipastikan tidak bisa mengikuti UN,” tegas Arsyad seperti dilansir pojoksatu.

Dia menuturkan, pihaknya sudah melakukan negosiasi dengan beberapa sekolah swasta. Diharapkan para siswa yang sudah terlanjur mengikuti proses belajar mengajar bersedia dipindahkan.

“Jumlah siswa yang masuk tanpa melalui proses seleksi PPDB online itu, masing-masing sebanyak 180 orang di SMAN 2 dan 77 orang di SMAN 13 Medan,” sebut Arsyad.

Baca juga :  USAID : Jumlah Guru Kelas di Indonesia harus Ditambah

Menurut dia, kebijakan tersebut harus bisa diterima dengan lapang dada oleh setiap siswa yang selama ini sudah terlanjur mengikuti proses belajar mengajar di sekolah negeri.

“Berdasarkan peraturan yang berlaku setiap sekolah negeri di Sumut hanya diperkenankan menerima siswa baru maksimum untuk 12 kelas. Jika ada penambahan kelas baru tentunya siswa yang bersangkutan tidak terintegrasi di Disdik Provinsi Sumut,” terang Arsyad.

Ia menambahkan, pihaknya senantiasa konsisten dalam menjalankan peraturan yang disepakati oleh Pemprov Sumut dengan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Termasuk, dalam hal mewujudkan sistem PPDB yang bebas dari praktik Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).

“Jika ada oknum yang masih berani melanggar kesepakatan antara Pemprov Sumut dan KPK, tentunya akan diambil tindakan tegas,” tukasnya.

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!