Dunia Islam

Tangkal Konten Dewasa untuk Anak, PIA DPR Bikin Talkshow Ramadhan

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Perkembangan teknologi yang semakin canggih tidak dipungkiri selain membawa dampak positif juga kerap menimbulkan efek negatif. Khususnya kepada anak-anak yang mudah mengakses informasi apapun melalui internet yang sejatinya ditujukan untuk orang dewasa.

Melihat kondisi tersebut menjelang bulan suci Ramadhan kali ini, Persaudaraan Isteri Anggota (PIA) DPR RI menggelar talkshow bertajuk Ramadan sebagai Sarana Menumbuhkan Karakter Positif untuk anak.

“Acara ini sengaja dibuat menjelang bulan suci Ramadan. Tujuannya untuk mendapat tambahan ilmu dan wawasan tentang bagaimana cara mendidik anak yang baik,” kata Ketua Umum PIA DPR RI, Deisti A Novanto di Gedung DPR RI, Jakarta, beberapa waktu yang lain.

Baca juga :  Predikat Sekolah Unggulan akan Terhapus dengan Sistem Zonasi PPDB

Deisti mengaku prihatin pada kondisi anak-anak saat ini akibat mudahnya mengakses informasi dari internet. Termasuk informasi yang sebenarnya belum tepat untuk anak-anak.

Di bulan suci Ramadhan, Deisti berharap, ilmu dan pengetahuan yang diterimanya dari narasumber, artis sekaligus Ustazah Neno Warisman itu bisa diterapkan pada anak-anak di rumah.

“Allah SWT memberikan satu bulan yang sangat suci dari 12 bulan yang ada, yakni bulan Ramadan selain untuk melatih dan mendidik diri kita agar lebih dekat dengan Sang Pencipta, juga untuk lebih dekat dengan anak-anak dan keluarga,” tambah isteri dari Ketua DPR RI, Setya Novanto ini.

Saat ini, Deisti mengatakan adalah waktu yang paling tepat untuk lebih melatih anak-anak agar lebih dekat dengan agama. Serta mendidik anak untuk menjauhkan diri dari hal-hal negatif yang ia dapatkan dari dunia luar, seperti internet atau media sosial.

Baca juga :  'Guru PAUD Berperan Tentukan Karakter Anak'

Deisti menyadari bahwa undang-undang pornografi yang ada saat ini belum seutuhnya mampu ‘melindungi’ anak-anak Indonesia dari dampak negatif yang diterimanya melalui media sosial dan internet.

Namun, ia meyakini DPR sebagai salah satu lembaga yang ikut menyusun dan membentuk undang-undang akan selalu memperbaiki aturan dan undang-undang yang ada. Demi melindungi seluruh anak-anak Indonesia dari perilaku negatif yang diterimanya dari media massa, media social dan dunia internet secara keseluruhan.

“Sambil DPR terus memperbaiki atau merevisi undang-undang pornografi, sebagi ibu rumah tangga tugas kitalah yang harus terus berada di depan untuk mendidik, melatih serta melindungi anak kita dari pengaruh buruk media internet,” pungkas Deisti.

Baca juga :  Join Now! Seminar Nasional Ikatan Guru Indonesia Wilayah Sumatera Selatan

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: re[email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com