Pendidikan

USAID : Jumlah Guru Kelas di Indonesia harus Ditambah

Direktur Program USAID PRIORITAS Stuart Weston

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kebutuhan jumlah guru kelas untuk Sekolah Dasar (SD) akan terus meningkat dalam kurun lima tahun ke depan. Pasalnya, setiap tahun jumlah guru yang pensiun lebih banyak ketimbang perekrutan guru baru berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

Kebutuhan guru kelas semakin masif karena jumlah siswa baru setiap tahunnya terus meningkat. Guru kelas merupakan guru di luar mata pelajaran khusus seperti guru agama dan olah raga.

Kesimpulan tersebut berdasarkan studi yang dilakukan oleh USAID PRIORITAS dalam 18 bulan terakhir di seluruh Indonesia. Direktur Program USAID PRIORITAS Stuart Weston mengatakan, antara jumlah siswa baru dan guru akan stabil setelah lebih dari lima tahun.

Baca juga :  Janji Kampanye, Jokowi Naikkan Gaji PNS di Tahun ke Empat

“Jika sistem berlanjut seperti saat ini, tanpa usaha untuk meningkatkan efisiensi dalam penyebaran guru, maka pemerintah Indonesia dapat mengharapkan adanya penurunan jumlah suplai guru kelas baru selama tahun-tahun selanjutnya setelah lima tahun ke depan,” ujar Stuart di Jakarta, belum lama ini.

Advertisement

Ia mengatakan, studi yang dilakukan USAID PRIORITAS untuk membantu Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam menganalisis cara memperkecil kesenjangan antara menyiapkan suplai dan kebutuhan guru kelas SD. Studi menggunakan data rujukan dari hasil rembuk nasional pendidikan dan kebudayaan 2015.

“Dari data itu disebutkan bahwa Indonesia masih kekurangan guru kelas PNS sebanyak 282.224 guru,” ujarnya.

EDUNEWS.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com