EDUNEWS

Ramadhan, Sekolah di Makassar Wajib Adakan Pesantren Kilat

MAKASSAR, EduNews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar mewajibkan setiap sekolah merubah proses belajar mengajar mereka selama bulan suci ramadhan nanti.

Hal ini diungkapkan, Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar, Aryati Puspasari.

Dia mengatakan hal ini untuk mengisi pelajaran agama selama bulan puasa dengan membuat kelas agama muslim atau pesantren.

“Setiap sekolah diwajibkan merubah proses belajar mengajar menjadi pesantren kilat,” katanya, Kamis (26/5/2015).

Lebih lanjut Aryati mengatakan, bagi siswa non muslim, ia menyarankan ke pihak sekolah agar membuka kelas agama yang dianut siswa tersebut.

“Tidak ada yang berbeda dari tahun lalu. Kita juga terapkan bagi yang non muslim juga tetap menjalankan aktivitasnya di sekolah, seperti disediakan tempat tersendiri dan diajarkan juga soal agamanya,” jelasnya.

Aryati juga menghimbau, pihak sekolah tak memberatkan siswa dalam kegiatan sekolah di siang hari. Agar ibadah yang dijalankan siswa tidak terganggu.

“Diadakannya program pesantren ini agar anak-anak bisa dilatih fungsi dari bulan puasa itu sendiri,” tuturnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar juga telah resmi mengumumkan hari libur sekolah bagi siswa-siswi melalui surat edaran yang dikirim ke sekolah-sekolah Negeri di Kota Makassar. Surat Edaran tersebut berisikan tentang hari libur pelajar selama seminggu di awal ramadan.

“Sesuai dengan surat edaran dari Pemkot Makassar, siswa siswi saat memasuki bulan ramadan itu diliburkan selama satu minggu,” tutupnya.

 

 

[MakassarTerkini]

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!