Politik

Goverment Monitoring Nilai Pj Walikota Dan DPRD Siantar Tak Beres

SIANTAR, EDUNEWS.ID – Goverment Monitoring (Gomo) menilai rencana pemakzulan Penjabat (Pj) Walikota Pematangsiantar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pematangsiantar adalah hal yang aneh.

Sekretaris Eksekutif Gomo, Gunawan Purba, mengatakan bahwa Pj Walikota dan DPRD terkesan sama-sama tidak beres.

“Pj Walikota terkesan enggak beres karena tidak menindaklanjuti rekomendasi DPRD. Sedangkan DPRD terkesan enggak beres karena mengambil keputusan tidak melalui prosedur yang benar,” sebutnya.

Gunawan menjelaskan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 bahwa produk hukum tidak bisa diambil dari Rapat Dengar Pendapat (RDP).

“Tidak boleh mengambil keputusan pengusulan atau meminta Pj WaliKota diberhentikan melalui RDP. Dalam Permendagri nomor 1 tentang produk hukum daerah, tidak dikenal pengambilan keputusan produk hukum melalui RDP,” jelasnya.

Baca juga :  Spanduk #JKWBersamaPKI Tersebar, Prodem Nilai itu Skenario Playing Victim

Menanggapi hal tersebut, secara terpisah, Ketua DPRD Kota Siantar Eliakim Simanjuntak mengatakan masih menunggu respon dari Gubernur.

“Yang pasti sudah kita sampaikan ke Gubernur. Tinggal kita tunggulah respon dari Gubernur. Kalau tidak direspon nantilah kita bicarakan lagi bagaimana langkah selanjutnya,” kata Eliakim.

Advertisement

Eliakim melanjutkan, meskipun DPRD telah mengeluarkan rekomendasi untuk memakzulkan Pj Walikota, tidak akan berdampak dengan Badan Musyawarah (Banmus) yang akan digelar Jumat (30/9/2016) nanti untuk membahas Kebijakan Umum APBD (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dan pembahasan P-APBD.

“Kalau tidak quorum engga kita bahas, tapi kalau karena itunya bagus enggak usah datang orang itu ke DPRD, kalau tidak jangan ambil gajinya. Ini kan demi pembangunan Kota Siantar,” tutup Eliakim.

Sebelumnya, DPRD membuat rekomendasi kepada Gubernur Sumatera Utara untuk mengganti Pj Walikota Siantar karena dinilai banyak program yang tidak jalan yang berdampak kepada mandeknya pembangunan di Kota tersebut.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com