Regulasi

Komisi X : Uji Publik RUU Sisbuk Bukan Sekadar Formalitas

Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Tahapan uji publik dalam proses penyusunan undang-undang merupakan tahap penting dalam upaya penyempurnaan materi secara lebih substansial, dan bukan sekedar formalitas belaka. Uji publik dimaksudkan untuk melihat persepsi dan ekspektasi awal masyarakat, khususnya para pihak berkepentingan terhadap RUU yang akan disahkan nantinya.

“Sehingga dari uji publik ini, DPR dapat mengakomodir harapan publik yang berhubungan dengan subyek dan obyek yang diatur dalam UU sebagai suatu regulasi,” ujar Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra, di Jakarta, Kamis (23/2/2017).

Sutan menegaskan, dengan adanya uji publik itu, dapat memberi penguatan dan perlindungan akan hak dan kewajiban mereka yang berkepentingan akan dunia perbukuan. Uji publik ini menjadi tahapan penting yang penuh makna bagi RUU Sisbuk dalam menjalankan fungsinya di semua lini. Apalagi, masih kata Sutan, saat ini Indonesia membutuhkan percepatan untuk mengejar ketertinggalan pendidikan dari bangsa lain. RUU Sisbuk ini merupakan pondasi penting yang menunjang pendidikan berkualitas dan merata.

Baca juga :  Dana BOS Triwulan II Capai 40 persen
Advertisement

“Kita ingin anak sekolah dari Sabang hingga Merauke bisa mengaskes buku pelajaran yang bermutu, murah dan merata. Sehingga, uji publik ini bagian dari upaya DPR untuk mengawal pendidikan anak bangsa,” tutupnya.

[NHN]

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com