Kampus

Kunci Persebaran Dokter ada pada Wajib Kerja Dokter Spesialis

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf (depan kiri) saat di Unair kemarin.

SURABAYA, EDUNEWS.ID – Anggota Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja di Universitas Airlangga (Unair) Jum’at (24/3/2017). Kunjungan tersebut dalam rangka melihat kesiapan Unair dalam program wajib kerja dokter spesialis (WKDS).

“Program WKDS ini sebagai langkah pemerintah dalam distribusi tenaga kesehatan di seluruh wilayah. Terutama dari dokter spesialis,” terang Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf.

Di indonesia jumlah tenaga dokter mencapai 200 ribu orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 28 ribu orang merupakan dokter spesialis. Persebaran dokter spesialis saat ini masih terfokus pada kota-kota besar.

Seperti di Jawa Barat, semisal. Jumlah dokter spesialis mencapai sembilan ribu orang. Sedang di Jawa Timur jumlahnya mencapai enam ribu dokter. Kondisi tersebut membuat banyak wilayah di Indonesia, terutama di luar Jawa sangat kekurangan.

Baca juga :  MAN Insan Cendekia Desain Madrasah Dengan Sistem Pondok Pesantren

Setiap dokter spesialis yang mengikuti WKDS akan ditempatkan di wilayah praktek selama setahun. Untuk WKDS yang sedang tugas belajar waktunya lebih lama. Yakni, sekitar dua tahun.

Untuk menunjang kesejahteraan dokter selama WKDS pemerintah akan memberikan insentif tambahan. Sesuai dengan posisi penempanan wilayah dokter bersangkutan. Semisal, untuk daerah terpencil dan tertinggal tunjangannya mencapai Rp 30 juta per bulan. Untuk wilayah yang sedikit lebih maju tunjangan akan disesuaikan.

“Mulai dari Rp 27 juta hingga Rp 25 juta per bulan,” terangnya.

Tunjangan tersebut juga masih ditambah dengan bantuan pemkab tempat dokter mendapatkan tugas wajib. Besarnya tergantung dari kesanggupan daerah untuk membantu.

“Untuk kesejaheraan, kami sudah mendorong pemerintah untuk memberikan insentif,” jelasnya.

Baca juga :  Tenaga Mesin Bikin 12,5 persen Pekerjaan 'Hilang'

EDUNEWS.ID

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!