Regulasi

Pemerataan Dokter Spesialis di Jatim belum Maksimal

SURABAYA, EDUNEWS.ID – Pemerintah mencanangkan program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) sebagai salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan distribusi dokter spesialis dengan mengundangkan Perpres No 4 Tahun 2017 tentang WKDS.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Kohar Hari Santoso mengakui pemerataan dokter spesialis di Jatim belum menyebar dengan maksimal.

“Dokter spesialis di Jatim belum merata di berbagai daerah karena ada daerah belum terjangkau. Memang distribusi dokter spesialis sekarang ini berfokus pada daerah yang potensial perputaran ekonomi besar,” ujar Kohar, Senin (27/3/2017).

Masalah kesejahteraan masih perlu menjadi perhatian serius. Oleh karena itu Dinkes (Dinas Kesehatan) mengusulkan adanya tambahan kriteria penempatan dokter spesialis.

“Perlu ditambah kriterianya. Sebab ada daerah yang tidak diminati, daerah kekurangan dokter spesialis. Aspek keamanan juga penting, selain itu juga perlu diatur masa kerjanya,” ujarnya.

Baca juga :  Pemda harus Berperan Aktif Bantu Terapkan Program WKSD

Kohar mengatakan, sebagai salah satu universitas pencetak tenaga dokter, Unair dinilai Kohar siap berkontribusi dalam menyiapkan dokter kompeten. Namun demikian, peran pemerintah dibutuhkan, termasuk didalamnya bagaimana biaya kuliah dapat dijangakau, tutupnya

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com