Regulasi

Permen LHK nomor 17 tahun 2017 harus Dikaji Ulang

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar

 

 

PEKANBARU, EDUNEWS.ID – Para pengusaha kehutanan di Riau mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo yang menegur Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Teguran itu dilayangkan dalam rapat kabinet di Istana Negara, Senin (24/7/2017). Saat itu, Jokowi meminta menteri tak sembarangan mengeluarkan peraturan yang bisa menghambat investasi.

“Kami berterima kasih. Itu artinya surat-surat yang kami sampaikan masuk dan didengar. Beliau sudah tahu masalah ini,” ujar Bendahara Apindo Riau Elwan Jumandri, Selasa (25/7/2017).

Dia mengakui Jokowi memang tak menyebutkan peraturan yang dianggap menghambat investasi. Namun, Elwan menjelaskan, banyak pengusaha hutan tanaman industri (HTI) yang mengeluhkan Permen LHK P.17 tahun 2017 tentang pembangunan hutan tanaman industri.

Baca juga :  Sambut Mahasiswa Baru, Universitas Dharmawangsa Jalin Kerjasama Dengan BNN

Elwan juga menyesalkan pernyataan Siti yang mengatakan bahwa tidak pernah ada keluhan dari pengusaha yang diarahkan kepada Kementerian LHK. Dia menambahkan, selama ini berbagai pihak dan elemen sudah melayangkan protes terhadap regulasi gambut itu.

“Siapa bilang tidak ada kritik. yang jelas pertama itu dari gubernur Kalbar langsung ke presiden. Kemudian, APHI juga mengirimkan surat ke presiden ditembuskan ke menteri. Apindo Riau ke gubernur. Serikat Pekerja Riau juga ke residen tembuskan ke Memnteri. Jadi, dia bilang tidak ada gejolak itu dari mana?” ujar Elwan.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com