Regulasi

Ratusan Guru Honorer di Purwakarta Terancam tak dapat Tunjangan Sertifikasi

PURWAKARTA, EDUNEWS.ID – Ratusan guru honorer  di Purwakarta terancam tidak akan mendapatkan tunjangan sertifikasi dari pemerintah pada tahun 2017 mendatang. Para guru non PNS yang tidak akan dibayarkan tunjangan sertifikasinya berasal dari guru non PNS di lingkungan Dinas Pendidikan dan guru honor di lingkungan Kementerian Agama.

Hal ini disampaikan Ketua Forum Tenaga Honor Seluruh Indonesia (FHTSI) Jabar, Sunarta. Menurutnya, rencana tidak adanya tunjangan sertifikasi bagi para guru non PNS sudah menjadi perbincangan para guru.

Mereka menyesalkan adanya perubahan kebijakan pemerintah yang tidak memberikan tunjangan sertifikasi guru non PNS yang selama ini menjadi salah satu tumpuan para guru dalam meningkatkan kesejahteraannya.

Baca juga :  Kemenpan-RB Sambut Baik Program Redistribusi PNS

“Di Purwakarta jumlah guru non PNS yang tidak akan dapat sertifikasi lagi sebanyak 400 orang guru. Kasihan nasib para guru non PNS sekarang ini,” ujar Sunarta, Selasa (27/12/2016).

Advertisement

Selain para guru non PNS, guru non PNS lainnya yang mendapatkan SK penyesuian (Epasing,red) dari Kementerian Pendidikan juga tidak akan mendapatkan tunjangan sertifikasi.

Dikatakannya, tunjangan sertifikasi bagi para guru non PNS itu sebesar Rp 1.5 juta, sedangkan guru yang sudah mendapatkan SK penyesuian sebesar Rp 3 juta.

“Untuk tahun 2017 nanti, tunjangan sertifikasi bagi guru non PNS tidak ada lagi. Namun demikian, FHSTI akan berjuang agar tunjangan sertifikasi tetap ada,” kata Sunarta yang juga sebagai guru di SMAN I Campaka, Purwakarta.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com