SEKOLAH

Lulusan SMK Diminta untuk Perkokoh Daya Saing Industri

ILUSTRASI

TANGSEL, EDUNEWS.ID – Siswa lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) diminta dapat ikut berkontribusi positif dalam memperkokoh daya saing industri dengan menjadi tenaga kerja yang andal.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Engkos Kosasih mengatakan, tamatan siswa SMK di Provinsi Banten setiap tahun lebih dari 50.000 orang. Angka tersebut terus bertambah seiring dengan kebijakan pemerintah yang mendorong komposisi SMK sebesar 70 persen dari SMA.

“Artinya tamatan SMK setiap tahun akan terus bertambah dengan kompetensi yang beragam,” katanya saat pemberian beasiswa perguruan tinggi Akademi Komunitas Presiden di aula DPPKD Banten, beberapa waktu yang lalu.

Kata dia, jumlah yang besar dari tamatan SMK diharapkan mampu berkontribusi positif di dalam memperkokoh daya saing industri nasional dengan menjadi tenaga kerja yang andal. Terlebih, di Banten ada 64 kompetensi keahlian tamatan SMK.

Baca juga :  Melalui Pendidikan Vokasi, LP3i Komitmen Kurangi Angka Pengangguran di Lampung

“Di sisi lain perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja khususnya tamatan SMK yang berdomisili di Banten dan sekitarnya juga cukup banyak,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya akan menyelenggarakan job matching bursa kerja untuk mempertemukan perusahaan-perusahaan dengan pencari kerja tamatan SMK.

“Melalui job matching diharapkan memberikan kemudahan kandidat karyawan tamatan SMK dan para pengusaha untuk memenuhi kebutuhannya masing-masing dapat berjalan dengan lancar dan efektif,” ujarnya.

Acara tersebut merupakan rangkaian job matching yang akan dilaksanakan di Mall WTC Matahari Tangerang Selatan, pada 23-26 November.

“Tujuannya untuk memberikan pelayanan kepada tamatan SMK untuk dapat mencari kerja dengan mudah sesuai dengan kompetensi keahliannya,” kata Kasi SMK Dindik Banten Teddy Hendra Pratama.

Baca juga :  SMK Kekurangan 91.861 Guru

Selain itu, menfasilitasi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja baru secara efektif dan efisien. Memeroleh peta kondisi kesesuaian peserta didik tamatan SMK baik kualitas kompetensinya. Ia berharap, job matching dapat menghadirkan 50 industri dari berbagai bidang usaha dan peserta didik tamatan SMK atau masyarakat Banten sedikitnya 3.000 orang.

“Termasuk upaya kita untuk membangun kemitraan antara lembaga pendidikan kejuruan dengan dunia industri dalam lingkup konsep link and match. Perusahaan yang sudah mendaftar ada sebanyak 41 perusahaan,” ujarnya.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com