SEKOLAH

Minim Gedung Sekolah, Siswa di Depok Terancam Tidak Tertampung

DEPOK, EDUNEWS.ID--Minimnya gedung sekolah mulai dari tingkat SMP hingga SMA/SMK di wilayah Kota Depok membuat kekhawatiran tersendiri bagi Pemerintah Kota Depok. Kepala Dinas Kota Depok, Herry Pansila Prabowo mengatakan kalau itu menjadi salah satu faktor jika nanti program wajib belajar 12 tahun menjadi terhambat.

“Kenapa tidak prihatin dengan kondisi pendidikan kita ini ? Bayangkan, 120 ribu dari 287 ribu siswa peserta ujian nasional (UN) tingkat SD diprediksi tidak tertampung di SMPN. Begitu pun dengan siswa SMP yang UN sebanyak 26.957 orang hanya bisa tertampung 4.160 di SMA/SMK negeri,” ujar Herry kemarin, Selasa (14/6/16) dikantornya.

Selanjutnnya, Herry menambahkan bahwa pihaknya sudah memberitahu kepada Walikota Depok dan solusi terkait dengan permasalahannya saat ini.

Baca juga :  Siswa MTSn Depok Belajar di Lantai

Ia menjelaskan bahwa ini menjadi perhatian khusus pihaknya mengingat hingga saat ini sekolah SMP negeri di Kota Depok hanya ada 26 gedung dan SMA serta SMK negeri ada 13 gedung. Hal ini sebanding dengan 5% dari jumlah penduduk Kota Depok dari total penduduk berkisar 2,2 juta jiwa. Kalau dilihat dari jumlah sekolah yang ada menjadi tidak sebanding dengan jumlah lulusannya.

“Ini sangat memprihatinkan, kita harus segera benahi ruang kelas atau membuat sekolah sore. Kami akan menambah delapan sekolah yang terdiri, 4 SMPN dan 4 SMAN dan SMKN. Hal ini kami lakukan untuk mengurangi angka putus sekolah dan memperlancar program wajib belajar 12 tahun itu sendiri,” tutup Herry.

Baca juga :  SMA Negeri 7 Surabaya akan Andalkan Guru Internal untuk Koreksi Jawaban Ujian

[Indra Abdillah]

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!