SEKOLAH

UPK, SMK Negeri 4 Malang Produksi Kalender

MALANG, EDUNEWS.ID – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki banyak program keahlian yang mampu menghasilkan produk sebagai hasil karya nyata kompetensi lulusannya. Salah satu program keahlian tersebut adalah Produksi Grafika.

Ujian Praktik Kejuruan (UPK) yang dijalani siswa SMK sebagai bagian dari Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) mengharuskan siswanya menghasilkan sebuah produk sesuai program keahliannya. Misalnya, bagi siswa program keahlian Produksi Grafika, produk yang dihasilkan adalah produk cetakan, seperti kalender.

Di SMK Negeri 4 Malang, Jawa Timur, Ujian Praktik Kejuruan (UPK) untuk siswa kelas XII adalah mencetak kalender dengan menggunakan mesin offset empat warna. Di ujian praktik ini, siswa diuji dalam sebuah kelompok yang terdiri dari empat orang.

Baca juga :  SMK Kekurangan 91 ribu Guru Produktif

Mereka bekerja dalam tim dan berbagi tugas untuk menyelesaikan tugas membuat sebuah produk bersama, yaitu kalender dinding. Ada dua alat besar yang digunakan dalam proses mencetak kalender, yaitu mesin offset empat warna dan mesin berupa meja kontrol kualitas (quality control) untuk mengecek warna dari hasil cetakan.

Setiap siswa menjalankan tugasnya masing-masing dan menjalin kerja tim dalam proses pencetakan kalender. Di perusahaan percetakan, terdapat beberapa peran atau posisi dalam proses pencetakan, antara lain operator mesin, asisten operator, helper, dan bagian kontrol warna.

Saat menjalani UPK, keempat siswa yang tergabung dalam satu kelompok itu harus bisa membagi tugas-tugas tersebut. Untuk menghasilkan sebuah kalender dinding dalam ujian praktik kejuruan, dibutuhkan waktu sekitar tiga jam.

Baca juga :  Muller : 4000 Mahasiswa Indonesia Tempuh Pendidikan di Jerman

Para siswa yang ujian diberikan satu plat cetakan yang sudah disiapkan oleh siswa program keahlian Persiapan Grafika. Selanjutnya, plat tersebut diproses di mesin cetak hingga menjadi sebuah kalender dinding.

Program keahlian Produksi Grafika di SMKN 4 Malang sudah mendapatkan status sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP-P1). Artinya, sekolah tersebut sudah bisa mengeluarkan sertifikat kompetensi untuk lulusannya, yang ditandatangani bersama oleh pihak sekolah dan dunia industri dan dunia usaha (DUDI).

Penguji dalam UPK Produksi Grafika di SMKN 4 Malang pun melibatkan penguji eksternal yang berasal dari DUDI. Dalam hal ini, SMKN 4 Malang menggandeng PT Mitra Grafika di Malang untuk ikut menguji dan menilai kompetensi siswanya.

Baca juga :  SMK tidak Layak akan Dimerger

EDUNEWS.ID

 

 

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com