EDUNEWS

Sosialisasikan Permenristekdikti 55/2018, Pemerintah akan Kumpulkan PR Tiga se Indonesia

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir menyebut hampir 50 persen atau sekitar 2.250 perguruan tinggi baik PTN maupun PTS dianggap belum memahami empat pilar kebangsaan.

Untuk itu, permenristekdikti 55/2018 yang baru diteken pekan lalu dinilai tidak berlebihan.

Jumlah tersebut berdasar pada data Kemenristekdikti tahun 2017, jumlah perguruan tinggi di Indonesia ada sebanyak 4.504 terdiri dari 3.136 PTS dan 122 PTN.

Pekan ini atau depan, kata Nasir, pihaknya juga berencana untuk mengumpulkan semua pembantu rektor 3 (PR 3) untuk mensosialisasikan Permenristekdikti 55/2018. Setelah ada pembahasan secara teknis, dia mendorong agar para PR 3 proaktif menerapkan aturan baru tersebut di kampus.

Dia juga meminta agar PR 3 bisa mensinkronisasikan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi intra dan ekstra untuk menjadi pengurus UKM PIB.

“Nanti ini pembantu rektor III yg mensinkronkan antara BEM dengan organisasi ekstra itu. Rektor yang bertanggung jawab untuk mengawal pembentukan dan berjalannya UKM PIB itu,” tegas Nasir, dikutip dari republika, Ahad (4/11/2018).

Pada Senin (29/10) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah meluncurkan Peraturan Menristekdikti (Permenristekdikti) Nomor 55 Tahun 2018 tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi. Peluncuran Permenristekdikti tersebut sebagai upaya pemerintah menekan paham-paham intoleran dan radikalisme di kampus.

Menristekdikti Muhammad Nasir menyampaikan, berdasar pada survei Alvara Research Center dengan responden 1.800 mahasiswa di 25 Perguruan Tinggi diindikasikan ada sebanyak 19,6 persen mendukung peraturan daerah (Perda) Syari’ah. Lalu 25,3 persen di antaranya setuju dibentuknya negara Islam, 16,9 persen mendukung ideologi Islam, 29,5 persen tidak mendukung pemimpin Islam dan sekitar 2,5 persen berpotensi radikal.

Permenristekdikti tersebut juga mengatur agar semua kampus wajib membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa Pengawal Ideologi Bangsa (UKMPIB). UKMPIB berada di pengawasan rektor dan mahasiswa organisasi ekstra boleh bergabung dan menjadi salah satu pengawal ideologi dalam UKMPIB.

Facebook Comments

Most Popular

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2018 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!