Gaya Hidup

Berikut Langkah Menjaga Ginjal Tetap Sehat

Ginjal/ilustrasi.

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Peringatan Hari Ginjal Sedunia hari ini tak hanya bicara soal betapa besar biaya perawatan atau jumlah pasien penyakit ginjal kronik. Hari ini juga sebagai pengingat bahwa sangat penting menjaga kesehatan ginjal.

Ketua Umum Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri), Aida Lydia menjelaskan organ seberat 160 gram ini memiliki banyak fungsi buat tubuh.

“Ginjal ini organ pembersih darah. Ginjal mengeluarkan limbah metabolisme seperti ureum, kreatinin dan lain-lain, limbah dibuang melalui urine, mengatur keseimbangan cairan tubuh dan elektrolit darah. Ginjal juga bertugas membuat hormon,” kata Aida dalam webinar ‘Peringatan Hari Ginjal Sedunia 2021’, Rabu (10/3/2021).

Mengingat fungsinya yang beragam dan penting, Aida pun memaparkan ada 8 langkah untuk menjaga kesehatan ginjal.

1. Jaga aktivitas fisik

Saat aktivitas fisik terjaga, aliran darah pun lancar. Aida berkata olahraga akan membantu membakar kalori sehingga menghindari kelebihan berat badan hingga obesitas. Obesitas, lanjutnya, merupakan salah satu faktor risiko penyakit ginjal dan jantung.

2. Kontrol gula darah

Gula darah musti terkontrol sehingga terhindar dari risiko diabetes. Kemudian untuk pasien diabetes, kontrol gula darah akan menghindarkan dari risiko komplikasi termasuk komplikasi pada ginjal.

“Jika perlu minum obat, minum obat secara teratur agar tekanan darah terkontrol. Ada persepsi yang tidak tepat kalau minum obat itu bisa merusak ginjal. Yang betul, obat tidak merusak ginjal, tetapi yang merusak ginjal itu penyakitnya,” ujar Aida.

3. Kontrol tekanan darah

Seperti halnya gula darah, tekanan darah pun harus terkontrol terlebih pada pasien hipertensi. Biasanya pasien hipertensi memiliki obat yang dikonsumsi rutin sehingga tidak boleh terlewat. Tekanan darah pun perlu diukur, bukan dirasa-rasa atau dikira-kira.

4. Makanan yang sehat dan gizi seimbang

Sebaiknya konsumsi makanan dengan gizi seimbang termasuk karbohidrat, protein, lemak, serat juga vitamin dan mineral. Menurut Aida, pada prinsipnya, pemenuhan kebutuhan nutrisi ini tidak kurang dan tidak berlebihan.

5. Jaga asupan cairan

Bicara soal ginjal selalu bicara soal kebutuhan cairan. Anda akan merasakan rasa tidak nyaman pada bagian punggung bawah saat kekurangan cairan. Oleh karenanya, penuhi kebutuhan cairan paling tidak 2 liter per hari untuk orang dewasa.

Namun pemenuhan kebutuhan cairan pun bisa lewat makanan seperti menu makanan berkuah, juga sayuran dan buah yang kaya akan kandungan air.

6. Tidak merokok

Kebiasaan merokok kerap jadi ‘kambing hitam’ masalah kesehatan, tak terkecuali masalah kesehatan ginjal. Alihkan kebiasaan merokok dengan kebiasaan yang lebih baik misal konsumsi camilan sehat termasuk buah dan kacang-kacangan.

7. Hindari mengonsumsi obat anti nyeri berlebihan

Rasa nyeri pada anggota tubuh tertentu biasanya bisa diredakan lewat konsumsi obat pereda nyeri. Namun konsumsi obat pereda nyeri berlebihan dan tanpa pengawasan dokter akan berisiko pada kerusakan jaringan ginjal.

Dikutip dari Hello Sehat, beberapa jenis obat pereda nyeri yang dijual bebas di pasaran antara lain, paracetamol untuk demam, sakit kepala, migrain, nyeri haid, ibuprofen untuk nyeri radang sendi, naproxen untuk nyeri otot, sakit gigi, migrain, asa mefenamat untuk berbagai nyeri termasuk nyeri haid dan codeine untuk nyeri berat akibat cedera atau operasi.

8. Cek fungsi ginjal

Salah satu langkah pencegahan penyakit ginjal adalah dengan skrining dan cek fungsi ginjal. Dikutip dari Alodokter, pemeriksaan fungsi ginjal akan meliputi tes urine, ureum (kadar urea nitrogen), kreatinin darah dan glomerulo filtration rate (GTR) untuk melihat kemampuan ginjal menyaring sisa metabolisme.

GTR pun dinilai dengan angka Laju Filtrasi Glomerulus (LFG). Ginjal normal umumnya memiliki LFG di atas 60. Kemudian nilai 15-60 menunjukkan ada masalah bahkan nilai kurang dari 15 berarti seseorang mengalami gagal ginjal.

cnn

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com