Kesehatan

Ini Akibatnya Bila Buka Puasa Berlebihan

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Saat berbuka puasa, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang ringan di perut, contohnya seperti air putih. Ini dilakukan secara bertahap agar bisa terhindar dari berbagai permasalahan di perut setelah 13 jam berpuasa.

“Nyeri perut adalah salah satu masalah yang paling sering ditemukan di bulan Ramadhan. Itu terjadi karena kebiasaan makan yang berlebihan saat berbuka puasa,” tutur Dr Magdi Mohamed, dokter spesialis pengobatan darurat di Burjeel, Abu Dhabi.

Mengutip dari The National, dampak yang terjadi bisa bermacam-macam, seperti nyeri perut, muntah, radang lambung, hingga diare. Terlebih lagi jika makanan yang dikonsumsi terdiri dari gorengan dan memiliki cita rasa pedas.

Baca juga :  Tak Harus Pakai Hand Sanitizer, IDI: Menggunakan Sabun Aja Bisa
Advertisement

Saat berpuasa, perut berada dalam keadaan ‘mode tidur’. Untuk membangunkannya kembali, harus perlahan. Bisa diawali dengan mengkonsumsi segelas air putih dan makan 2-3 buah kurma.

Menurut Dr Ravi Arora, ahli penyakit dalam dan diabetologis di Rumah Sakit Khusus NMC, Abu Dhabi, jika kebiasaan berbuka puasa secara berlebihan terus berlanjut, dampaknya akan semakin besar.

“Bisa membuat kadar asam lambung meningkat, perut terasa tidak nyaman, kembung, dan gastritis. Tak hanya itu, jika yang dikonsumsi itu makanan berkalori dan karbohidrat tinggi, bisa memicu rasa kantuk, lesu, sampai kenaikan berat badan,” ujarnya.

 

 

dtk

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com