Gaya Hidup

Wah, Minuman di Starbucks Ternyata Mengandung Bakteri Tinja ?

JAKARTA, EDUNEWS.ID–Nampaknya Anda harus berhati-hati dalam menyantap makanan atau minuman di Starbucks saat ini. Hal itu disebabkan dari hasil penyelidikan dari media BBC (bbc.co.uk).

Demikian dilansir Jitunews.com menerangkan bahwa 30 persen sampel minuman es yang diambil dari Starbucks terbukti positif mengandung bakteri kotoran (tinja) atau lebih dikenal dengan “coliform fecal”.
Selain mengamati minuman es pada Starbucks, tim peneliti juga mengamati bagaimana pegawai Starbucks membersihkan nampan, meja dan kursi di 30 cabang yang berbeda di Amerika Serikat.

Menurut Kepala Lembaga Kebijakan Kesehatan dari Chartered Institute of Environmental, Tony Lewis, bahwa tingkat serta jenis bakteri yang ditemukan merupakan penyebab gejala penyakit.

Dia menyebutnya sebagai “sumber penyakit manusia.” Ia kembali menegaskan seharusnya bakteri ini tidak hadir atau ditemukan dalan makanan atau minuman di Starbucks dengan kadar tertentu.

Baca juga :  Psikolog Rekomendasi 9 Rutinitas Pagi yang Bikin Tenang

Sekedar informasi, bakteri tinja mampu menyebabkan diare saat tertelan masuk ke dalam tubuh manusia. Dan, jika dalam jumlah besar dapat menyebabkan gejala seperti flu disertai kram perut dan kembung disertai demam.

Advertisement

Seorang ahli mikrobiologi, Margarita Gomez Escalda mengatakan, dalam kasus ini menandakan adanya kuman yang berbahaya.

Hal itu disebabkan karena pegawai atau karyawan Starbucks mengolah atau membuat makanan maupun minuman dengan tangan kotor. Itu berarti beragam kuman seperti, Salmonella, Hepatitis A, dan Norovirus masuk ke dalamnya.

Ahli Mikrobiologi ini kembali mengatakan bahwa es itu ada kemungkinan terkontaminasi pasca disentuh dengan tangan kotor. Namun juga bisa disebabkan dari kebersihan yang kurang terjaga pada mesin es atau ember es sehingga menyebabkan masalah kesehatan.

Ia menambahkan bahwa ada kemungkinan patogen lain dalam sampel yang belum diuji.
Meski begitu, Starbucks sendiri sudah membantah laporan dari media BBC dan juga sudah menyelidiki kasus tersebut. Menurut Starbucks, pihaknya sudah benar-benar menjaga kebersihan di tempat mereka dengan sangat serius.

EDUNEWS.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com