JABODETABEK

Ganjil Genap, Bagaimana Nasib Taksi Online di Jakarta

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Korlantas Polri dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan sosialisasi kebijakan ganjil-genap di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) kepada Angkutan Sewa Khusus (ASK) yakni GrabCar.

Sosialisasi ini diselenggarakan oleh Grab, salah satu platform pemesanan kendaraan dan pembayaran mobile di Asia Tenggara. Hal ini bermaksud memastikan para mitra pengemudi GrabCar di wilayah Jabodetabek mengetahui serta mematuhi aturan lalu lintas tersebut.

“Lalu lintas macet terus, ini gimana mau berusaha. Pengemudi (GrabCar) harusnya sehari bisa dapet 10 penumpang jadi cuma 5 (karena macet). Ini yang sedang coba kami atur,” ujar Kepala BPTJ Bambang Prihartono di hadapan puluhan pegemudi GrabCar di Gedung Cyber 2 Tower, Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Baca juga :  Dianggap tak Menjunjung Rasa Keadilan, Anies Cabut Pergub Era Jokowi

Dia menyatakan, sistem ganjil genap memang hal yang baru yang di dunia, terlebih untuk berlaku di jalan tol. Namun, sistem ini dianggapnya berhasil, seperti di ruas Tol Jakarta-Cikampek yang bisa menghemat BBM sekitar Rp140 miliar. “Hasil kajian kami, kita bisa saving Rp140 miliar selama setahun. Ini baru satu, gimana kalau se-Jabodetabek,” katanya.

Untuk diketahui saat ini, aturan ganjil genap bagi kendaraan roda empat sudah diberlakukan di Jakarta, tepatnya di Jl. Sudirman, Jl. Thamrin, JI. Medan Merdeka Barat dan JI. Gatot Subroto.

Kemudian, aturan tersebut diperluas di beberapa ruas jalan tol di Jabodetabek, yaitu Tol Jakarta-Cikampek, Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) dan Tol Jakarta-Tangerang.

Baca juga :  Hari ini Pemerintah Berlakukan Sistem Ganjil Genap di Tol Cikampek
Advertisement

Selain sosialisasi aturan ganjil genap, para mitra pengemudi juga mendapatkan penjelasan mengenai penanganan kemacetan saat Asian Games 2018. Di mana dalam ajang internasional ini akan diterapkan ganjil genap di jalan arteri.

“Di jalan Kuningan, MT Haryono, Gatot Subroto, Kemayoran dan beberapa jalan lainnya diterapkan ganjil genap. Ini bukan 3 jam lagi tapi seharian diterapkan,” jelasnya.

Lanjutnya, hal ini pun akan berlaku selama 2 bulan, baik sebuan sebelum dan saat Asian Games berlangsung. “Kami sosialisasi kebijakan-kebijakan ini, karena kalian juga mitra kami, menolong mobilitas. Karena transportasi umum saat ini juga belum bisa menampung seluruh pergerakkan manusia,” jelasnya.

Sementara Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyatakan, pihaknya terus berupaya mendukung pemerintah dan aparat keplisian untuk menerapkan mekanisme ganjil-genap. “Melalui sosialisasi hari ini, kami harap seluruh mitra pengemudi kami mengetahui dan menaati peraturan yang berlaku tersebut,” ujarnya dalam kesempata yang sama.

Selain itu, Ridzki juga mengatakan momentum sosialisasi hari ini untuk mendorong seluruh mitra pengemudi menaati peraturan yang berlaku untuk ASK, terutama terkait perizinan. Ini akan berdampak pada ketenangan para mitra pengemudi mencari nafkah.

“Grab selalu siap bersinergi dengan pemerintah dan aparat kepolisian untuk menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” katanya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com