JABODETABEK

Mundur dari Wagub DKI, Sandiaga Minta Maaf

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Bakal calon wakil presiden (cawapres), Sandiaga Salahuddin Uno, pada Senin (27/8/2018) membacakan surat pemberhentian dirinya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta di hadapan anggota DPRD dan jajaran SKPD Pemprov DKI Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengucapkan permintaan maaf kepada seluruh warga Jakarta. “Saya juga mohon maaf tidak bisa menjalankan amanah lima tahun ke depan,” ujar dalam pidato pernyataan pengunduran dirinya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018).

Sidang Paripurna dalam rangka pembacaan surat pernyataan berhenti sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut berlangsung kurang dari satu jam. Ia datang bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Sekda DKI Jakarta Saefullah, beberapa pejabat Pemprov DKI lainnya.

Pada awal pidatonya, Sandiaga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Jakarta yang sudah memberikan kepercaan kepada dirinya dan Gubernur Anies Baswedan untuk menjabat selama lima tahun. Namun, sejalan dengan perkembangan dinamika politik di tingkat nasional, ia terpilih sebagai bakal cawapres dari Koalisi Partai Gerindra berpasangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Baca juga :  Presiden Minta Beralih ke Bus Listrik

“Dengan tidak menunda tugas dan kedinasan, saya berinisiatif mengajukan surat pemberhentian tanggal 9 Agustus kepada Gubernur DKI Jakarta untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Sandiaga.

Sandiaga Salahuddin Uno mengundurkan diri dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah 10 bulan menjabat. Surat itu disampaikan Sandiaga setelah mengikuti deklarasi bersama bakal calon presiden (capres) RI Prabowo Subianto pada Kamis (9/8/2018).

Bersama Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik, Sandiaga menyerahkan surat tersebut ke Ruang Gubernur pada Jumat (10/8/2018). Surat itu diterima langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan ditindaklanjuti oleh anggota DPRD DKI Jakarta supaya bisa diberitahukan pada Kementerian Dalam Negeri.

Baca juga :  Pemprov DKI Atur Waktu Operasional Angkot Tanah Abang

Seusai pidato di hadapan DPRD DKI Jakarta, kepada wartawan, Sandiaga mengakui dirinya masih berutang untuk menjalankan program-program pembangunan di DKI Jakarta.

Sebab, dirinya baru menjalankan peran sebagai Wakil Gubernur hanya selama 10 bulan. “Semua program berutang, karena kan program kami lima tahun. Saya baru jalani 10 bulan,” kata Sandi kepada awak media di Balai Kota, Senin (27/8/2018).

Namun, dirinya menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tidak mengeluhkan perihal program-program apa yang memberatkan Anies selepas ditinggal oleh Sandi. Dia hanya menyebut, Anies harus bekerja lebih kuat.

“Tidak ada, dia (Anies) bilang sekarang ya harus double saja karena tidak ada wagub. Nunggu Wagub ditunjuk yang baru. Beliau harus kerja dua kali lebih kuat,” ungkap dia.

Oleh sebab itu, dirinya berharap Anies dan juga Pemprov DKI dapat melaksanakan dan menyelesaikan program-program yang masih tersisa. Dia juga meminta media untuk terus mengingatkan program-program yang harus diwujudkan. Namun, dia menyebut tak lagi berkoordinasi dengan Anies perihal program-program untuk DKI Jakarta.

Baca juga :  PDIP Terus 'Nyinyir' soal Rumah DP 0 Rupiah

Menurutnya, dirinya telah memiliki tugas baru. “Saya sudah punya tugas baru sekarang. Nanti kalau setelah penetapan Insya Allah nanti tanggal 20 September pasti akan disibukkan untuk penyusunan tim, penyiapan program-program menyapa seluruh rakyat Indonesia dan itu kan dari Sabang sampai Merauke,” kata dia.

Oleh sebab itu, dia berkonsisten untuk berhenti dari jabatan Wagub DKI. Tujuannya, agar tidak ada politisasi di Pemprov DKI.

“Saya ingin DKI ini menjadi tentunya yang terbebas dari beban politik. Pak Anies bisa bekerja langsung. Sebentar lagi akan ada proses penunjukan wakil dan mereka bisa nggak bisa ikut agenda politik nasional,” jelas Sandi.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!