Dunia Islam

Penjelasan Al-Qur’an tentang Angin dan Badai

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Mencermati penyebutan kata angin dalam Alquran, maka manusia dapat mengklasifikasikan macam-macam angin dilihat dari kekuatan dan kecepatannya. Buku Tafsir Alquran Tematik ‘Pelestarian Lingkungan Hidup’ mengungkap mengenai macam-macam angin.

Ar-riyah as-sakinah (Angin tenang/reda) merupakan angin yang sangat tenang, sehingga asap yang keluar dari cerobong pabrik tetap tegak jika bertemu dengan angin jenis ini. Kekuatan angin ini hanya 0-1 kilometer per jam.

Oleh karena itu, angin jenis ini tidak membuat riak-riak di permukaan air dan tidak dapat menggerakan perahu layar, laut pun tetap tenang dan kapal-kapal pun tetap bergeming. Allah berfirman dalam salah satu ayat Alquran.

Jika Dia menghendaki, Dia akan menenangkan angin, maka jadilah kapal-kapal itu terhenti di permukaan laut. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaannya) bagi setiap orang yang banyak bersabar dan banyak bersyukur,” Surah Asy-Syura Ayat 33.

Baca juga :  Penjelasan Al-Qur'an Tentang Ciptaan Berpasangan

Selain angin yang tenang, terdapat pula Ar-riyah at-tayyibah (angin baik), yakni kecepatan dan kekuatan angin ini berkisar antara 1,6 sampai dengan 40 kilometer per jam. Jenis angin ini dapat membuat daun-daun, ranting-ranting dan dahan-dahan bergerak.

Pada batasan kecepatan maksimalnya (40 kilometer per jam), angin jenis ini dapat menggerakan pohon-pohon, sehingga kapal layar dapat bergerak yang menimbulkan rasa senang dan gembira manusia.

Dialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan meluncurlah bahtera itu membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata): “Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur“,” Surah Yunus Ayat 22.

Baca juga :  Gerakan Subuh Berjamaah, Revolusi Mental di Nusantara

Selain angin baik, masih dalam ayat tersebut disebutkan mengenai Ar-riyah asy-syadidah (Angin keras), kecepatan dan kekuatan angin ini berkisar antara 40-50 kilometer per jam yang dapat mematahkan dahan-dahan pepohonan dan mengeluarkan suara angin seperti siul.

Angin jenis ini menimbulkan ombak besar di lautan yang membuat cemas mereka yang sedang berada di dalam bahtera. Lalu, ada jenis Ar-riyah al-hasiba (angin badai), yaitu angin yang bergerak dengan kecepatan yang mencapai 80 kilometer per jam, sehingga membuat tumbang pohon-pohon, batu-baru kerikil beterbangan dan sulit untuk melawan arah saat manusia berjalan.

Maka apakah kamu merasa aman (dari hukuman Tuhan) yang menjungkir balikkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil? dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindungpun bagi kamu,” Surah Al-Isra’ Ayat 68.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!