Dunia Islam

Enam Alasan Mengapa Setiap Muslim Wajib Menghafal Alquran

 

EDUNEWS.ID-Sebagian kaum Muslimin belum memahami mengapa mereka
perlu untuk menghafal Alquran. Bahkan ada yang mengatakan, untuk apa
menghafalnya, padahal bukan bahasa kita.

Syaikh Ibnu Baz mengatakan, menghafal Alquran adalah mustahab atau sunnah.
Namun yang rajih, menghafal Alquran adalah fardhu kifayah, wajib di antara kaum
Muslimin ada yang menghafalkan Alquran. Jika tidak ada sama sekali, maka mereka
berdosa (Al Mausu’ah Al Fiqhiyyah, 17/325).

Sebelum mengetahui alasan mengapa seorang Muslim harus berusaha menghafal Alquran, ada beberapa urgensi menghafal Alquran yang perlu dipahami seperti berikut ini:

1. Meneladani Nabi shallallahu’alaihi wa sallam

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menghafalkan Alquran dan
setiap bulan Ramadhan, Jibril datang kepada beliau untuk mengecek hafalan beliau.

Hal ini diceritakan oleh Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Alquran. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari Nomor 6)

2. Membaca Alquran adalah ibadah yang agung

Membaca Al Qur’an adalah ibadah, setiap satu huruf diganjar satu pahala. “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Alquran, maka baginya satu kebaikan. dan satu kebaikan dilipatgandakan 10 kali lipat. Aku tidak mengatakan alif lam miim itu satu huruf, tetapi alim satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR. At Tirmidzi 2910, ia berkata: “hasan shahih gharib dari jalan ini”)

Seorang Muslim yang hafal Alquran dapat dengan mudahnya membaca kapan saja dimana saja, langsung dari hafalannya tanpa harus membacanya dari mushaf. Dan ini merupakan ibadah yang agung.

Ibnu Mas’ud berkata, “Barangsiapa yang ingin mengetahui bahwa dia mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka perhatikanlah, jika ia mencintai Alquran, maka ia mencintai Allah dan Rasul-Nya” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, Al Haitsami dalam Majma Az Zawaid berkata: “semua rijalnya shahih”).

3. Modal utama dalam mempelajari agama

Alquran adalah sumber hukum dalam Islam. Dengan menghafalkan Alquran,
seseorang lebih mudah dalam mempelajari ilmu agama. Ia mempelajari suatu
permasalahan ia dapat mengeluarkan ayat-ayat yang menjadi dalil terhadap masalah
tersebut langsung dari hafalannya.

Yang kemudian ia perjelas lagi dengan penjelasan para ulama mengenai ayat tersebut. Ibnu ‘Abdl Barr mengatakan, “Menuntut ilmu itu ada tahapan dan tingkatan yang harus dilalui, barangsiapa yang melaluinya maka ia telah menempuh jalan salaf rahimahumullah. Dan ilmu yang paling pertama adalah menghafal kitabullah ‘azza wa jalla dan memahaminya” (dinukil dari Limaadza Nahfadzul Qur’an, Syaikh Shalih Al Munajjid).

4. Modal utama dalam berdakwah

Kata para ulama, hidayah ada dua macam: hidayah taufiq yang ada di tangan Allah dan hidayah al irsyad wal bayan yaitu dakwah yang menjadi tugas para Nabi dan Rasul dan juga kita. Dan Alquran adalah sumber dari hidayah ini, Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Alquran ini memberikan hidayah kepada (jalan) yang lebih lurus.” (QS. Al Isra: 9)

5. Menjaga keotentikan Alquran

Salah satu keistimewaan Alquran adalah keotentikannya terjaga, tidak sebagaimana
kitab-kitab samawi yang lain. Dan salah satu sebab terjaganya hal tersebut adalah
banyak kaum Muslimin yang menghafalkan Alquran di dalam dada-dada mereka.
Sehingga tidak mudah bagi para penyeru kesesatan dan musuh-musuh Islam untuk
menyelipkan pemikiran mereka lewat Alquran atau mengubahnya untuk
menyesatkan umat Islam.

6. Tadabbur dan Tafakkur

Dengan menghafal Alquran, seseorang bisa lebih mudah dan lebih sering ber-
tadabbur dan ber-tafakkur. Yaitu merenungkan isi Alquran untuk mengoreksi
keadaan dirinya apakah sudah sesuai dengannya ataukan belum dan juga
memikirkan tanda-tanda kebesaran Allah. Allah Ta’ala berfirman, “Maka apakah mereka tidak men-tadabburi Alquran ataukah hati mereka terkunci?”
(QS. Muhammad: 24).

7. Mengobati

Alquran adalah obat bagi penyakit hati dan penyakit jasmani. Allah Ta’ala berfirman, “Dan Kami turunkan dari Alquran suatu yang menjadi penawar.” (QS. Al Isra: 82).

Setelah memahami urgensi menghafal Alquran, kita bisa memahami sejumlah keutamaan menghafal Alquran. Salah satunya, hafalan seorang muslim menentukan derajatnya di surga nanti. Berikut enam alasan mengapa seorang muslim harus menghafal Alquran:

1. Penghafal Quran adalah Shahibul Quran

Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani menyatakan, shahibul Quran adalah orang
yang menghafalkannya di hati, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam,
“Hendaknya yang mengimami sebuah kaum adalah yang paling aqra’ terhadap
kitabullah”.

Maksudnya yang paling hafal Alquran. Maka derajat surga yang didapatkan
seseorang itu bergantung pada banyak hafalan Alqurannya di dunia, bukan pada
banyak bacaannya, sebagaimana disangka oleh sebagian orang.

Maka di sini kita ketahui keutamaan yang besar bagi pada penghafal Alquran. Namun
dengan syarat ia menghafalkan Alquran untuk mengharap wajah Allah tabaaraka wa
ta’ala, bukan untuk tujuan dunia atau harta. (Silsilah Ash Shahihah, 5/281).

2. Alquran akan menjadi syafa’at bagi shahibul Qur’an

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Bacalah Alquran, karena ia akan
datang pada hari Kiamat sebagai syafa’at bagi shahibul Qur’an.” (HR. Muslim Nomor
804)

3. Derajat di surga bergantung pada hafalan Quran

Semakin banyak hafalannya, akan semakin tinggi kedudukan yang didapatkan di
surga kelak. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Akan dikatakan
kepada shahibul Quran (di akhirat): bacalah dan naiklah, bacalah dengan tartil
sebagaimana engkau membaca dengan tartil di dunia karena kedudukanmu
tergantung pada ayat terakhir yang engkau baca.” (HR. Abu Daud 2240, dishahihkan
Al Albani dalam Shahih Abi Daud).

4. Termasuk sebaik-baik manusia

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang
mempelajari Alquran dan mengajarkannya” (HR. Al Bukhari 4639).

5. Allah mengangkat derajat shahibul Quran di dunia

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah mengangkat
beberapa kaum dengan Alquran ini dan menghinakan yang lain dengannya.” (HR.
Muslim 817)

6. Penghafal Alquran lebih diutamakan untuk menjadi imam

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Hendaknya yang mengimami
sebuah kaum adalah yang paling aqra’ terhadap kitabullah.” (HR. Abu Daud 582,
dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud)

Facebook Comments

Most Popular

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2018 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!