Hikmah

Cerita Prabowo Tentang Anak Yatim Piatu yang Sukses Jadi Prajurit Kopassus

BOGOR, EDUNEWS.id –Di hadapan ribuan anak yatim piatu di Jagorawi Bogor, Prabowo Subianto mengenang masa lalu. Ia teringat anak yatim piatu yang sukses jadi prajurit Kopassus dan mengharumkan nama bangsa. Seperti apa ceritanya?

“Ini cerita tentang seorang yatim piatu. Saat itu, saya masih dinas, menjadi Komandan Kopassus, dan kesatuan akan membentuk pasukan tambahan,” kata Prabowo di Nusantara Polo Club (NPC), Jagorawi Golf dan Country Club, Bogor, beberapa waktu yang lalu.

Plok, plok, plok! Anak-anak yatim se-Jabodetabek tepuk tangan saat Prabowo mulai bercerita.

“Kok tepuk tangan terus sih, tunggu sampai selesai ceritanya. Terlalu semangat nih,” kata Prabowo.

Prabowo melanjutkan, saat mencari pasukan tambahan, ada beberapa perwira datang dan menawarkan calon prajurit. Prabowo tentu tidak bisa menerima begitu saja karena tinggi anak itu kurang 3 cm. Tapi para perwira terus mendesaknya.

Baca juga :  Hormati Gurumu, Saudaraku

“Tolonglah Pak, buatlah pengecualian untuk anak ini,” kata Prabowo menirukan ucapan beberapa perwira.

Prabowo luluh. Syaratnya, ia harus melihat langsung sang anak. Seleksi pun dilakukan. Ternyata anak itu lulus terbaik.

“Baru kita tahu, ia anak yatim piatu. Ditinggal bapak ibunya sejak usia 6 tahun,” kata Prabowo.

Anak itu bernama Asmujiono dan berasal dari Malang, Jatim. Ia lulus terbaik di Kopassus. Ia juga lolos seleksi untuk pendakian ke gunung Everest. Pada April 1996, tim ekspedisi berangkat.

“Dia orang Indonesia pertama yang sampai di puncak Everest. Juga orang Asia Tenggara dan muslim pertama yang sampai ke puncak tertinggi di dunia itu,” kata Prabowo yang mengenakan batik paduan warna cokelat dan hijau ini.

Baca juga :  KPU Kediri: Jokowi-Ma'ruf 143.991 Suara, Prabowo-Sandi 38.955 suara

“Dia cerita, saat di puncak dia sudah sempoyongan. Dia hanya mengucap takbir. Pulang dari ekspedisi, dia mendapatkan bintang dari Presiden,” imbuhnya.

Sebelum mengakhir ceritanya, Prabowo menegaskan kejadian itu bukan cerita. Sayang, Asmujiono tidak berada di Bogor. “Jadi anak-anakku, tegarlah. Belajar terus. Jadi anak Indonesia yang bisa membanggakan dan dibanggakan bangsa,” tutupnya.

Prabowo mengundang anak-anak yatim untuk mendoakan almarhum orangtuanya. Juga, tentu saja mendoakan dirinya dan seluruh rakyat indonesia. Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini memberikan peralatan sekolah dan sembako kepada anak-anak yatim.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!